

Dr. Ribka Haluk ( FOTO: Gratianus Silas/Cepos)
JAYAPURA- Kepala Dinas Sosial, Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua, Dr. Ribka Haluk, menyebutkan bahwa berdasarkan data Orang Asli Papua (OAP) yang disusun pihaknya, sejauh ini diketahui terdapat sebanyak 18.054 marga OAP.
“Yang terbanyak antara lain marga Kogoya dengan 160.292 jiwa. Kemudian disusul marga Wenda dengan 110.556 jiwa. Adapun selanjutnya marga Tabuni dengan 82.180 jiwa,” ungkap Dr. Ribka Haluk, Sabtu (24/10).
Sementara itu, Dr. Haluk melanjutkan, marga terbanyak berikutnya adalah marga Wonda dengan 79.039 jiwa, serta marga Murib sebanyal 68,743 jiwa. Dalam pendataan yang dilakukan, Dr. Haluk mengakui bahwa itu bukanlah yang mudah dilakukan, namun, kami terus mengembangkan inovasi dalam menyajikan data valid di Provinsi Papua.
‘’Kami terus berkomitmen berbuat yang terbaik dalam membangun masyarakat Papua menuju kesejahteraan Papua sesuai visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua—Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera yang Berkeadilan,”tandasnya. (gr/ary)
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…