Categories: PAPUA TENGAH

RSUD Jayapura Buka Penerimaan Pegawai Kontrak

drg. Aloysius Giyai, M.Kes ( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- RSUD Jayapura membuka penerimaan pegawai kontrak dalam 3 bulan ke depan, yakni Oktober, November, dan Desember. Posisi yang dibutuhkan dalam rekrutan pegawai kontrak ini antara lain, Dokter Spesialis sebanyak 4 orang, Dokter Umum sebanyak 20 orang, Ners sebanyak 86 orang, Teknis Informatika sebanyak 10 orang, D3 Kebidanan sebanyak 5 orang, Psikolog sebanyak 2 orang, dan Gizi sebanyak 3 orang, serta D3 Rekam Medis sebanyak 1 orang.

 Saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos via telepon, Plt Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius Giyai, M.Kes, membenarkan rekrutmen pegawai kontrak yang dibuka tersebut dalam rangka menuju akreditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) edisi 1 berstandar internasional di RSUD Jayapura.

“Dalam rangka menuju akreditasi SNARS, tentu kami harus melalui akreditasi Paripurna Bintang 5, yang mana dengan persyaratan beberapa SDM yang harus dipenuhi. Makanya, kami rancang dan laporkan hal ini kepada Gubernur Papua, Sekda Papua dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua, sehingga kami mendapat izin untuk melakukan perekrutan tenaga kontrak,” terang drg. Aloysius Giyai, M.Kes, kepada Cenderawasih Pos, Rabu (25/9) kemarin.

 Perekrutan ini, sambung drg. Giyai, dilakukan untuk 3 bulan ke depan, yakni Oktober, November dan Desember, dengan harapan perekrutan dilakukan lagi di tahun berikutnya. 

“Untuk rekrutmennya sesuai kebutuhan emergensi, sebagaimana tenaga yang kami butuhkan sesuai dengan yang tertera. Untuk Ners sendiri kami membutuhkan 86 orang. Pasalnya, sesuai standar, 1 tenaga Ners itu untuk 3 bed (pasien). Namun, kenyataannya, 1 Ners itu bisa sampai 10 – 12 bed, yang mana ini sudah tidak sesuai standar,” tambahnya.

 Ditambahkan Aloysius, sebenarnya yang dibutuhkan 100 orang Ners. Tapi mudah-mudahan dengan adanya rekrutmen CPNS 2018, ada lagi yang mengisi posisi Ners ini. Memang kelihatan banyak, namun, sesuai standarnya, perbandingan jumlah bed dan perawat tidak berimbang.(gr/ary)

newsportal

Recent Posts

Kabut Asap Mulai Berkurang di Wamena, Penerbangan Kembali Normal

​Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…

25 minutes ago

Ayah dan Anak yang Dilaporkan Tersesat di Hutan Ditemukan Selamat

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…

1 hour ago

DKP Sinode KINGMI Dukung Penyelesaian Damai Sengketa Tapal Batas Kapiraya

Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…

2 hours ago

Pemprov Papua Selatan Kebut Pekerjaan Pembangunan Jalan

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…

3 hours ago

PSN Cetak Sawah Tidak Berada di Kawasan Konservasi Taman Nasional Wasur

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy  untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…

4 hours ago

MBG Tak Dipaksakan, Sekolah di Yahukimo Tetap Gratis

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…

5 hours ago