Categories: PAPUA TENGAH

Dinkominfo: Jangan Mudah Terprovokasi dengan Hoax

Hindari Main Hakim Sendiri

JAYAPURA – Belakangan ini, marak terjadi kasus main hakim sendiri. Sehingga itu, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kominfo setempat mengimbau semua lapisan masyarakat bisa menahan dan menguasai diri serta menyadari bahwa semua tindakan yang ada tentunya ada panglima tertinggi yaitu “Hukum”.

Kadis Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto meminta semua pihak menghormati hukum yang ada dan mengedepankan asas praduga tak bersalah, percayakan pada aparat penegak hukum dalam mengelola dan mengedalikan kondisi yang terjadi dan hindari main hakim sendiri.

“Jangan mudah terprovokasi dan cepat percaya atas suatu informasi atau kejadian yang ada, apalagi yang disebar luaskan dimedia sosial oleh akun-akun “Ternak”, verifikasi semua informasi yang diterima, dengan kemampuan literasi yang ada, setiap informasi yang diterima apakah perlu disebarluaskan atau cukup pada diri sendiri saja,” kata Jeri kepada Cenderawasih Pos, Selasa (24/1)

Lanjut Jeri, jika menggunakan media sosial gunakan dengan bijak, dan untuk  meningkatkan nilai tambah kenali dengan sederhana berita berita yang sifatnya Hoax yang biasanya disebarkan berkali-kali oleh akun tidak dikenal dengan diksi “Sebarkan”. Ajakan lainnya dibarengi gambar/Infografis/bahasa provokasi.

“Dalam menangani berita Hoax, Pemerintah Provinsi Papua tidak bisa berjalan sendiri, butuh dukungan semua stakeholder baik itu pemerintah, TNI-Polri, Media, wartawan serta masyarakat itu sendiri. Dengan cera melakukan verifikasi pada stakeholder tersebut atas sebuah kejadian/opini yang muncul,” terangnya.

Dengan begitu kata Jeri, sehingga bisa memberikan klarifikasi atas pertanyaan publik yang berusaha ingin mendapat kebenaran atas hal tersebut, apalagi berhubungan dengan Pemerintah Provinsi Papua pastinya akan berupaya menghubungi narasumber kompten atas munculnya opini / berita.

“Apabila masyarakat merasa dirugikan atas adanya berita Hoax, langsung diadukan pada penegak hukum dengan mekanisme hukum bisa ditindak lanjuti. Bagi siapa saja yang memproduksi dan mentransmisikan hoax atau Provokatif di media sosial dan ancaman hukumannya juga nggak main main,” tuturnya.

Sehingga itu, Jeri mengajak semua pihak untuk bersama menjaga ruang digital di Papua,  untuk papua yang aman dan damai dan gunakan ruang digital untuk memacu nilai tambah pada pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya. (fia/gin)

newsportal

Recent Posts

BPKP Minta Pemprov Papua Antisipasi Risiko Sebelum Jadi Masalah

  Koordinator Pengawasan Akuntabilitas Pemda Wilayah I BPKP Provinsi Papua, Hendro Wibowo mengatakan, manajemen risiko…

3 hours ago

Wali Kota Ajak IKEMAL Perkuat “Satu Gandong”

  Pesan tersebut sejalan dengan harapan Ketua IKEMAL Kota Jayapura, Piter Kainama, yang mengajak seluruh…

4 hours ago

BPBD Jayawijaya Ingatkan Warga, Ada 11 Titik Panas di Beberapa Wilayah

Plt Kepala BPBD, Satpol PP, dan Damkar Kabupaten Jayawijaya Romadlon menyebutkan dari informasi yang dihimpun…

7 hours ago

Capek dan Kurang Tidur, Ratusan Warga Antre Untuk Pijat Refleksi

   Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Papua memberikan layanan pijat kepada warga terdampak kebakaran…

8 hours ago

Masyarakatnya Ramah, Minta Warisan Leluhur Seni dan Budaya Tetap Dijaga

Para turis atau Wisatawan Mancanegara ada dari negara Inggris, Argentina, Amerika Serikat, Australia dan berbagai…

9 hours ago

147 Ribu Pengunjung dan Rp1.2 Miliar Berputar di Khalkote

Festival Danau Sentani (FDS) XV 2026 meninggalkan catatan menarik. Selama rangkaian festival berlangsung, kawasan Pantai…

10 hours ago