

JAYAPURA- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Robby Kayame menyebutkan bahwa untuk pelaksanaan vaksinasi di tingkat kabupaten/kota, pihaknya telah menyediakan tenaga, dalam hal ini perawat maupun dokter.
“Tenaga perawat maupun dokter yang ada di tingkat provinsi, kabupaten/kota, maupun Puskesmas akan kami bantu dengan melakukan pelatihan vaksinator melalui daring,” jelas Robby Kayame, Jumat (22/1) lalu.
Kayame berharap, program vaksinasi ini dapat terus berjalan hingga 2022 mendatang. Tujuannya adalah menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok. Dengan kata lain, ketika sebagian besar masyarakat telah memiliki kekebalan terhadap penularan virus atau penyakit, maka semakin sulit bagi virus atau penyakit untuk menyebar.
“Apabila 75 persen penduduk di Papua menerima vaksin Covid-19, maka akan menciptakan herd immunity yang dimaksud,”tandasnya.(gr/ary)
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…