

JAYAPURA- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Robby Kayame menyebutkan bahwa untuk pelaksanaan vaksinasi di tingkat kabupaten/kota, pihaknya telah menyediakan tenaga, dalam hal ini perawat maupun dokter.
“Tenaga perawat maupun dokter yang ada di tingkat provinsi, kabupaten/kota, maupun Puskesmas akan kami bantu dengan melakukan pelatihan vaksinator melalui daring,” jelas Robby Kayame, Jumat (22/1) lalu.
Kayame berharap, program vaksinasi ini dapat terus berjalan hingga 2022 mendatang. Tujuannya adalah menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok. Dengan kata lain, ketika sebagian besar masyarakat telah memiliki kekebalan terhadap penularan virus atau penyakit, maka semakin sulit bagi virus atau penyakit untuk menyebar.
“Apabila 75 persen penduduk di Papua menerima vaksin Covid-19, maka akan menciptakan herd immunity yang dimaksud,”tandasnya.(gr/ary)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…