Categories: PAPUA TENGAH

Seleksi Siswa Unggulan di 5 Wilayah Adat Prioritaskan OAP

Pembukaan Focus Group Discussion tentang Penyempurnaan Dokumen Proses Seleksi Siswa Unggul Papua yang diadakan di SwissBel Hotel Papua, Jayapura, Senin (18/3) lalu.

JAYAPURA-Seleksi siswa unggul  di Provinsi Papua untuk tahun 2019 diprioritaskan bagi Orang Asli Papua (OAP) di 5 wilayah adat.

 Demikian disampaikan Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Kesejahteraan dan SDM Ani Rumbiak, saat membacakan sambutan Gubernur Papua dalam pembukaan Focus Group Discussion (FGD), penyempurnaan dokumen proses seleksi siswa unggul Papua di Swissbel Hotel Jayapura, Senin (18/3) lalu.

“FGD ini sangat urgent dilakukan sebagai uji publik dalam rangka penyempurnaan dokumen proses seleksi siswa unggul Papua yang diprioritaskan di 5 wilayah adat, yakni di wilayah adat Tabi/ Mamta, Saireri, La Pago, Mee Pago dan Animha,” ujar Ani Rumbiak, Senin (18/3) kemarin.

 Diungkapkan, salah satu sasaran pembangunan di bidang pendidikan adalah peningkatan daya saing Sumber Daya Manusia  (SDM) khusus OAP melalui pendidikan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

 Sementara itu, Kepala Biro Otsus Provinsi Papua, Aryoko Rumaropen, menuturkan bahwa FGD tersebut dimaksudkan untuk menjaring masukan dan saran dari pihak SMA/SMK, pemerhati pendidikan, dan Perguruan Tinggi dalam rangka penyempurnaan dokumen seleksi siswa unggul Papua.

 Dari hasil FGD itu, muncul beberapa poin diantaranya menyangkut seleksi beasiswa ke luar negeri yang harus memenuhi syarat akademik dan administrasi. Sedangkan  jumlah calon penerima beasiswa akan diatur secara proposional menurut wilayah adat dan proses seleksi yang menggunakan sistem online maupun offline.

“Dokumen ini yang nanti dipakai untuk mempersiapkan siswa mengikuti seleksi calon penerima beasiswa itu sendiri. Dokumen ini kami pakai secara proposional berdasarkan lima wilayah adat di Papua dan kami akan gunakan sesuai kondisi di wilayah setempat,” tambah Aryoko Rumaropen. (gr/ary)

newsportal

Recent Posts

Penembakan Pilot Hanya Mempersulit Masyarkat

Direkrut Eksekutif YKKMP Theo Hesegem menyatakan Sebagai lembaga yang bekerja di bidang kemanusiaan dan perlindungan…

42 minutes ago

Di Balik Spam Medsos, Kekerasan Seksual Muncul Tanpa Kontrol

Menurut Yosefina, salah satu faktor utama yang menyuburkan maraknya kejahatan seksual adalah regulasi informasi yang…

2 hours ago

Pulihkan Psikologi Warga Intan Jaya Lewat Trauma Healing

Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya belum sepenuhnya pulih. Rangkaian aksi kekerasan yang terjadi dalam…

3 hours ago

Kogabwilhan III Sita 47 Senpi dan 3.000 Pohon Ganja Selama Semester I 2026

Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa seluruh hasil operasi ini merupakan bentuk transparansi…

6 hours ago

Polisi Masih Terus Melacak Jaringan Curanmor di Kota Wamena

​Kapolres Jayawijaya, melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan, peningkatan intensitas…

7 hours ago

Seorang Warga Dilaporkan  Hilang di Sungai Maro

Korban diketahui bernama Abdul Rozas (29). Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…

10 hours ago