

Samuel Siriwa (FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Meski harga kacang kedelai impor mengalami kenaikan harga yang berhimbas pada naiknya harga tempe dan tahu di pasaran, hal tersebut tidak dapat menarik perhatian petani lokal Papua untuk menanam kedelai.
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua mengakui bahwa meski potensi perkebunan kedelai di Papua ada namun minat petani sangat kecil.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua, Samuel Siriwa menjelaskan minat para petani lokal Papua untuk menanam kedelai nampaknya tidak begitu bagus jika dibandingkan dengan era tahun 1990-an yang mana Kerom dan daerah lainnya merupakan daerah produksi kedelai.
“Namun dikarenakan biaya produksi kacang kedelai cukup tinggi, dan jika para petani berproduksi nantinya industri pengolahan tempe dan tahun di Papua kesulitan bahkan tidak mau untuk membeli dari petani lokal, karena selisih harga, dengan demikian maka mengurangi semangat petani untuk menanam kedelai,”Katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (18/5) kemarin.
Lanjutnya, di Papua sekarang ini pertanian kedelai hampir kurang diminati oleh petani karena faktor biaya produksinya sangat tinggi sehingga saat menjual sulit dibeli oleh industri tahu dan tempe.
“Selain itu, para petani juga habis panen mereka tidak berusaha untuk tanam kembali tidak seperti para petani di pulau Jawa, bahkan ketika kita ulang-ulang menyampaikan, tetapi tidak dilakukan oleh petani,” terangnya.
Lanjutnya, petani lebih cenderung menanam tanaman yang cepat panen dan laris dipasaran seperti sayur mayur, cabai rawit dan sebagainya. (ana/gin)
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…