Categories: PAPUA TENGAH

Pemilu di Provinsi Papua Pegunungan Gunakan Dua Sistem

WAMENA– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan memastikan jika Pemilu di 8 Kabupaten yang ada di wilayah tersebut terbagi dua dimana untuk dua kabupaten Yakni Wilayah Kabupaten Yalimo dan Pegunungan Bintang menggunakan sistem one man one vote, sementara untuk 6 Kabupaten lainnya seperti Jayawijaya , Lanny Jaya, Tolikara, Mamberamo Tengah , Nduga , Yahukimo.

Ketua KPU Provinsi Papua Pegunungan Daniel Jingga menyatakan,  untuk Pemilu Tahun 2024 khususnya untuk Provinsi 8 Kabupaten untuk 6 Kabupaten seperti Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Nduga, Mambramo Tengah dan Yahukimo ini hampir semua distriknya menggunakan sistem noken sementara yang menggunakan sistem one man one vote hanya di wilayah perkotaan saja.

“Untuk yang menggunakan sistem nasional secara menyeluruh hanya Kabupaten Yalimo dan Pegunungan Bintang, oleh karena itu untuk Pemilu 2024 di Provinsi Papua Pegunugan menggunakan dua sistem one man one vote atau nasional dan sistem noken,”ungkapnya Rabu (14/2) kemarin.

Kata Daniel Jingga untuk daerah atau distrik di luar ibu kota kabupaten menggunakan noken yang berarti pencoblosan berdasarkan kesepakatan kepala suku atau yang dituakan bersama seluruh pemilih, sistem seperti ini yang dilakukan di wilayah distrik yang ada di luar kota dari 6 kabupaten tersebut.

“Kalau sistem noken ini nantinya sesuai kesepakatan, kemudian setelah itu hak suara diberikan kepada figur siapa yang diinginkan, nanti kepala suku menyampaikan hasil rapat kesepakatan,” katanya.

Menurutnya, Khusus di Papua Pegunungan, sebanyak 1.306.414 orang yang akan menyalurkan hak pilihnya pada pemilu ini, untuk jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) 5.651 Sedangkan untuk pendistribusian logistik ke setiap kabupaten, telah dilakukan sejak 9 Februari 2024.

“Untuk daerah jangkauan yang harus gunakan pesawat, ada yang didistribusikan melalui Wamena untuk 6 Kabupaten sementara  Kabupaten, Yahukimo dan Pegunungan Bintang dari Jayapura dan Nduga dari Mimika karena kemudahan akses yang digunakan,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gencarkan Pemetaan JABI, Masyarakat Diminta Tidak Lepasliarkan Ikan Asing

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…

9 hours ago

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

13 hours ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

14 hours ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

15 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

16 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

17 hours ago