Categories: PAPUA TENGAH

Kebijakan LE yang Dinilai untuk Menyelamatkan orang Papua

JAYAPURA – Dimassa kepemimpinannya, Gubernur Papua Lukas Enembe banyak menggulirkan sejumlah kebijakan di sektor kesehatan selama dua periode kepemimpinannya di Bumi Cenderawasih.

Kebijakan seorang Lukas Enembe didasari tujuannya untuk menyelamatkan orang Papua, meski awalnya sempat tak disetujui banyak pihak namun kebijakan tersebut dianggap berhasil.

Kepala Dinas Kesehatan Papua, Dr Robby Kayame menyebut, salah satu kebijakan Lukas Enembe yang menuai kontroversi yakni melakukan lockdown di bumi Cenderawasih kala itu saat pandemi Covid-19 mulai masuk pada 2020 silam.

“Virus ini sudah menyebar di mana-mana, lalu Gubernur Enembe saat itu mengeluarkan kebijakan agar Papua lockdown, jadi akses kapal dan pesawat ditutup,” tutur dr Robby Kayame kepada wartawan.

Menurut Robby, kebijakan Papua menerapkan lockdown ini karena penyebaran virus Covid-19 yang mengikuti pergerakan manusia. Sebagaimana manusia bergerak maka Covid-19 juga ikut bergerak.

“Manusia tidak bergerak maka Covid juga tidak bergerak. Sehingga kita lihat kematian pun terkendali kemudian tidak terjadi overload rumah sakit. Kasus Covid di Papua terkendali saat itu dan ini luar bisa,” tegasnya.

Lanjutnya, jika saat itu akses transportasi udara dan laut tetap berjalan maka bisa dipastikan Papua akan kesulitan menangani Covid-19, karena keterbatasan rumah sakit, tenaga tidak terampi, obat-obatan dan APD juga terbatas.

Karena itu menurut dr Robby Kayame, langkah dari Gubernur saat me-lockdown Papua perlu diapresiasi. Meskipun banyak orang yang tidak setuju, tapi itu langkah yang betul diambil oleh Gubernur.

Kebijakan lainnya kata dr Robby, saat perhelatan PON XX dan Peparnas XVI di Papua pada 2021 silam. Strategi Gubernur Enembe kala itu terbukti berhasil sehingga dua iven ini terlaksana dengan sukses dan aman dari Covid-19.

“Orang bilang PON XX nanti sama dengan Jepang yaitu setelah PON XX, Covid-19 di mana-mana. Tetapi PON XX terlaksana dengan baik dan begitu selesai, kasus Covid-19 tidak terlalu berarti, kematian juga tidak naik,” tuturnya.

Ia menilai, kebijakan-kebijakan Gubernur Enembe ini perlu mendapat apresiasi karena sangat menentukan kehidupan banyak orang di Papua.

“Biar pun sumber daya manusia ada, tenaga ada, tapi dukungan kebijakan yang kuat itu sangat menentukan,”Pungkasnya. (fia/gin)

newsportal

Recent Posts

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

58 minutes ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

2 hours ago

Persipura Bisa Home Base di Luar Papua

Salah satu sanksi yang berat, yakni menghukum Persipura tanpa penonton dalam laga kandang selama satu…

10 hours ago

Bawa 1,5 Kg Ganja, WNA Asal PNG Ditangkap di Waena

Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang warga negara asing asal Papua Nugini…

10 hours ago

Mahasiswa Jangan Terprovokasi Konflik di Wamena

Dalam konferensi pers yang digelar pada, Sabtu (16/5) di Wamena, para mahasiswa menilai konflik tersebut…

11 hours ago

Wali Kota Kembali Ingatkan Sekolah Terapkan Efisiensi Jelang Kelulusan dan Kenaikan Kelas

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, kembali mengingatkan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk menerapkan prinsip…

11 hours ago