

JAYAPURA- Menggelar pertemuan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat di Gedung Negara, Jumat (11/10) malam, Pemerintah Provinsi Papua mengumumkan secara resmi 37 Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua.
Sebut saja, beberapa Cabor diantaranya meliputi aerosport, aquatic, anggar, angkat berat, atletik, baseball, bermotor, biliard, bola basket, bola tangan, bola voli, bulu tangkis, catur, cricket, dayung, gulat, hockey, judo, karate, kempo, layar, menembak, muaythay, panahan, panjat tebing, pencat silat, rughby, selam, senam dan sepak bola.
Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH., mengatakan bahwa dengan 37 Cabor yang telah ditetapkan tersebut, Papua siap menggelar PON ke XX.
“Kami optimis venue semua akan rampung sebelum PON bulan Oktober 2020. Target saya bulan September harus rampung, baik venue yang dibangun dengan biaya APBD maupun APBN,” tegas Lukas Enembe SIP MH dalam sambutannya.
Gubernur menambahkan, PON di Papua akan menanggung biaya akomodasi lokal bagi kontingen PON dari peserta PON. “Artinya, peserta PON yang datang ke Jayapura dan harus ke Klaster Timika dan Merauke biaya akomodasi akan ditanggung Pemerintah Provinsi Papua,’’terangnya.
Dalam kaitannya dengan persiapan atlet Papua, sambung Gubernur Enembe, sebanyak 1.200 atlet saat ini tengah mengikuti pemusatan latihan, yang mana dari KONI menyerahkan kesiapan para atlet kepada Puslatprov (Pusat Pembinaan dan Pelatihan Provinsi) yang dipimpin Kasdam XVII/Cenderawasih.
“Intinya PON ini adalah alat pemersatu bangsa dari Sabang sampai Merauke, sehingga orang Papua pasti siap untuk menyambut penyelenggaraan ini karena pelaksanaan PON pasti menjaga negara kesatuan, mempertemukan anak bangsa dari Sabang sampai Merauke,” jelasnya.
Sementara itu perihal keamanan di Papua, Gubernur meyakinkan, di Jayapura kondusif. Terlebih dengan koordinasi bersama pihak keamanan, penyelenggaraan PON di 3 kabupaten penyelenggara akan aman.
Di kesempatan serupa, Ketua Umum Koni Pusat, Marciano Norman, menyatakan bahwa PON 2020 hanya mempertandingkan 37 cabang olahraga. Terlebih usai meninjau kesiapan Papua sebagai tuan rumah PON 2020, dirinya mengaku puas.
Namun dirinya berharap Papua tidak fokus hanya di kesiapan infrastruktur PON, tapi harus menyiapkan atlet dengan sebaik-sebaiknya. Dengan demikian, PON 2020 menjadi kebangkitan bagi olahraga di Tanah Papua.
“Saya yakin Papua tidak hanya menjadi juara lima di PON, tapi juga bisa menjadi juara jika atlet disiapkan dengan baik,” ucapnya. (gr/ary)
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…