Categories: PAPUA TENGAH

Hadapi Panama U-17, Indonesia U-17 Bakal Agresif sejak Peluit Awal

Pemain abroad lainnya, Welber Jardim, juga sangat antusias menyambut debut Amar. “Bagi saya, Amar pemain bagus. Saya senang dia bisa turun dan membantu tim. Tapi tentunya semua pemain pasti akan bekerja keras,” beber bek Sao Paolo, Brasil, tersebut.

Apalagi juga ada Riski Afrisal di winger kiri. Pemain akademi Madura United itulah yang mengirim assist untuk gol Garuda Asia di laga pertama yang dicetak Arkhan Kaka.

Tapi, Jardim mewanti-wanti lini belakang untuk waspada. Sebab, Panama U-17 punya serangan balik cepat. Dia sudah melihat potongan video laga saat Panama U-17 kalah 0-2 oleh Maroko U-17 (10/11).

“Mereka bagus saat satu lawan satu. Karena itu, coach Bima memberikan materi satu lawan satu di latihan. Mereka memulai serangan dari sisi luar, saya harus waspada,” jelas Jardim yang bisa bermain sebagai bek kanan maupun kiri itu.

Bima bahkan terang-terangan menyebut dua nama pemain yang membuatnya khawatir: Eric Morena dan Oldemar Castillo. Morena striker, sementara Castillo winger kiri. “Dua pemain ini memiliki kualitas individu yang sangat baik. Kami harus antisipasi kelebihan mereka dengan hati-hati,” jelasnya.

Meski kalah oleh Maroko U-17 di laga perdana, Panama U-17 tidak bisa dipandang sebelah mata. Secara statistik mereka lebih dominan kala itu dengan mencatatkan 60 persen penguasaan bola dan melepaskan 16 tembakan berbanding Maroko U-17 yang mencatat 11 tembakan saja.

Pelatih Panama U-17 Mike Stump sadar bakal habis-habisan dalam laga kedua kontra Garuda Asia. “Karena kami kalah dua gol (melawan Maroko U-17), kami harus mencetak lebih banyak gol di laga kali ini. Saya sudah melihat dan mempelajari bagaimana cara Indonesia bermain,” ucap pelatih yang hobi surfing itu. (gus/c17/ttg)

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 HektarPemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…

1 day ago

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

1 day ago

Tahan Rasa Nyeri di Tulang Belakang, Demi Pulang Bawa Uang Untuk Keluarga

  Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…

1 day ago

Warga Kampung Amunkay Harus Rela Antre Panjang untuk Dapatkan Mitan

Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari,  mereka datang dengan…

1 day ago

Ada Monopoli Lapak Ilegal hingga Potensi Konflik di Pasar Otonom

   Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…

1 day ago

250 Anak Terlantar di Mimika, Tidak Adanya Rumah Singgah Jadi Kendala

Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…

1 day ago