

dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) ( FOTO: gratianus silas/cepos)
JAYAPURA – Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule SpOG(K) mengatakan, ketersediaan kapasitas ruangan untuk menampung pasien Covid-19 pihaknya memiliki 24 tempat tidur untuk ruangan isolasi.
“Sementara ruang IGD sebanyak 8 tempat tidur yang kami siapkan, di ruang paru sekitar 6 tempat tidur yang juga kami siapkan, jadi total tempat tidur yang kami siapkan sebanyak 38 tempat tidur,” katanya kepada Cenderawasig Pos, Sabtu (10/7) kemarin.
Diakuinya, sampai dengan saat ini kondisi ruangan yang disipakan sudah penuh, bahkan pihaknya berencana akan menambah ruangan baru lagi untuk mengatasi lonjakan pasien Covid-19 saat ini.
“Lonjakan kasus Covid-19 saat ini memang naik cukup signifikan, rata-rata 224 kasus setiap hari per awal Juli 2021,” tambahnya.
Ini merupakan hal yang serius dan harus diperhatikan, Khusus untuk kondisi di Jayapura bahwa ketersediaan Bed Occupancy Rete (BOR) di rumah sakit sudah mencapai 96- 100 persen, dan RSUD Jayapura sebagai rumah sakit rujukan tertingi perhari ini (9/7) sudah mencapai 100 persen.
Diakuinya, pada prinsipnya Satgas Covid-19 tingkat Provinsi akan sangat mendukung setiap upaya dari kabupaten/kota guna menekan penanganan kasus Covid-19, baik melalui PPKM Mikro, lockdown dan sebagainya, namun untuk provinsi sendiri, lockdown mungkin tidak dilakukan karena sifatnya berpengaruh pada berbagai sektor. (ana/gin)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…