

Netius Wenda Ketua KPU Kabupaten saat sambutan pada acara peluncuraan Barcode dan Jinggle Pilkada di Kabupaten Tolikara, Sabtu (8/6). (Ceposonline.com/Dok.KPU Tolikara)
JAYAPURA-KPU Kabupaten Tolikara Resmi meluncurkan Maskot dan Jinggle Pilkada Serentak 2024 di Lapangan Merah Putih, Karubaga, Sabtu (8/6). Peluncuran Barcode dan Jinggle pilkada ini dimeriahkan dengan jalan santai, dan pembagian doorprize, serta acara lainnya, dengan Masyarakat Tolikara.
Adapun acara tersebut dihadiri PJ Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, serta Aparat Keamanan dan Forkopimda Tolikara dan juga masyarakat Tolikara.
Ketua KPU Tolikara Netius Wenda, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, terutama masyarakat yang turut terlibat dalam agenda nasional tersebut. Pihaknya merasa bangga karena dari semua Kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, Tolikara pertama yang meluncurkan Pilkada Serentak.
Bahkan tidak hanya itu, Peluncuran Tahapan Pilkada di Lapangan terbuka baru pertama kali dilakukan di Kabupaten Tolikara. “Makanya waktu peluncuran ini, masyarakat sangat antusias, karena selama ini peluncuran pilkada tidak semeriah ini,” ujar Netius, kepada Cendrawasih pos, Senin (10/6).
Lebih lanjut peluncuran Pilkada ini tidak hanya sekedar acara ceremonial, tapi memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang tahapan pilkada. Sehingga dengan begitu, masyarakat Tolikara dapat terlibat aktif mendorong pelaksanan Pilkada di Kabupaten Tolikara.
“Waktu peluncuran masyarakat banyak yang apresiasi dengan kami, karena mereka baru tau tentang peluncuran pilkada, kami juga bersyukur dengan dukungan semua pihak acara ini berjalan lancar,” tuturnya.
Adapun simbol peluncuran pilkada tersebut adalah buah nenas. Buah nenas ini dinamai Toli dan Raya. Dikatakan makna dari simbol tersebut bahwa meski dalam pelaksanaan pilkada adanya perbedaan politik, tapi Masyarakat Tolikara harus bersatu padu menjadi keluarga yang utuh.
“Seperti halnya nenas, meski kulitnya berduri, tapi isinya manis, inilah yang ingin kami tujukan ke dunia, bahwa meski kita beda pilihan, tapi dalam hubungan kita tetap harmonis,” kata Netius.
Netius berharap dari acara peluncuran tersebut, maka kedepannya masyarakat tolikara dapat memberikan sumbangsi pikiran, kepada penyelenggara pemilukada dalam rangka menjaga keamanan di wilayah tersebut. Sehingga pilkada di Kabupaten Tolikara ini berjalan aman dan penuh damai .(*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…