Categories: PAPUA TENGAH

Salurkan Bantuan, Harus Ada Perbaikan Data

Muhammad Musa’ad (FOTO: gratianus silas/cepos)

Salurkan Bantuan, Harus Ada Perbaikan Data 

JAYAPURA- Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Muhammad Musa’ad, menegaskan bahwa pendataan selalu menjadi satu hal yang tak lepas dari penyaluran bantuan sosial dari pemerintah. Oleh karenanya, sudah semestinya data di Papua terus dimutakhirkan.

  “Ada waktu untuk perbaiki data yang ada. Karena kita di Papua masih banyak lagi yang berhak mendapatkan bantuan. Tapi karena keterbatasan, sehingga data yang ada harus terus diperbarui, dimutakhirkan. Karena pasti ada yang berhak mendapatkan tapi belum bisa menerima,” terang Muhammad Musa’ad, Rabu (6/1) kemarin. 

 Oleh karena itu dirinya berharap, ada konsolidasi lagi untuk pastikan data ini bisa optimal, sehingga saudara-saudara yang berhak mendapatkan, bisa segera mendapatkan. ”Ini sudah menjadi hak dari mereka yang telah ditetapkan sebagai penerima,” tandasnya.(gr/ary)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

4 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

5 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

6 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

7 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

8 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

9 hours ago