Melakukan pembersihan alat peraga kampanye milik masing-masing pasangan calon, tidak melakukan praktik politik uang, menonaktifkan media sosial resmi tim kampanye pasangan calon dan menyerukan seluruh pendukung dan simpatisan untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif yang memungkinkan pelaksanaan pemungutan suara ulang di provinsi Papua berjalan dalam suasana kekeluargaan.
“Bawaslu telah melakukan safari dengan mendatangi kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua. Safari ini untuk memperkuat komitmen penyelenggara dan paslon dalam menjaga integritas proses pemilihan serta kondusifitas pelaksanaan PSU,” ungkapnya.
Bawaslu juga mengingatkan KPU Papua, melakukan pembersihan alat peraga kampanye paslon yang difasilitasi oleh KPU Provinsi Papua pada masa tenang. Memastikan seluruh logistik yang terdistribusi ke setiap TPS memenuhi kualifikasi tepat waktu.
Termasuk memastikan KPU kabupaten/kota melakukan pemusnahan terhadap logistik lebih dan rusak yang berada di gudang logistik KPU kabupaten/kota, serta memastikan distribusi C Pemberitahuan dilakukan tepat waktu sebelum pada hari pemungutan suara dan tepat sasaran.
“ASN, TNI dan Polri menjaga netralitas dalam tindakan, keputusan, kebijakan dalam pelaksanaan tugas selama masa tenang serta pemungutan dan penghitungan suara dan menggunakan hak pilih secara baik dan benar,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…