Melakukan pembersihan alat peraga kampanye milik masing-masing pasangan calon, tidak melakukan praktik politik uang, menonaktifkan media sosial resmi tim kampanye pasangan calon dan menyerukan seluruh pendukung dan simpatisan untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif yang memungkinkan pelaksanaan pemungutan suara ulang di provinsi Papua berjalan dalam suasana kekeluargaan.
“Bawaslu telah melakukan safari dengan mendatangi kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua. Safari ini untuk memperkuat komitmen penyelenggara dan paslon dalam menjaga integritas proses pemilihan serta kondusifitas pelaksanaan PSU,” ungkapnya.
Bawaslu juga mengingatkan KPU Papua, melakukan pembersihan alat peraga kampanye paslon yang difasilitasi oleh KPU Provinsi Papua pada masa tenang. Memastikan seluruh logistik yang terdistribusi ke setiap TPS memenuhi kualifikasi tepat waktu.
Termasuk memastikan KPU kabupaten/kota melakukan pemusnahan terhadap logistik lebih dan rusak yang berada di gudang logistik KPU kabupaten/kota, serta memastikan distribusi C Pemberitahuan dilakukan tepat waktu sebelum pada hari pemungutan suara dan tepat sasaran.
“ASN, TNI dan Polri menjaga netralitas dalam tindakan, keputusan, kebijakan dalam pelaksanaan tugas selama masa tenang serta pemungutan dan penghitungan suara dan menggunakan hak pilih secara baik dan benar,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…