Categories: PAPUA TENGAH

Perubahan UU Otsus, yang Terpenting Kewenangan, Bukan Uang

JAYAPURA- Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Muhammad Musa’ad, menyebutkan bahwa dalam kaitannya dengan perubahan UU Otsus, yang menurutnya terpenting bukanlah dananya, melainkan kewenangannya.

“Yang terpenting itu bukan uangnya. Yang sedang kita perjuangkan itu kewenangannya. Bukan uangnya. Jadi, jangan dibolak-balik seakan-akan tidak ada uang itu kiamat. Uang itu persoalan berikutnya, kewenangan itu yang terpenting,” terang Muhammad Musa’ad, Selasa (2/1) kemarin.

Musa’ad meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua untuk memberikan edukasi bagi masyarakat tentang proses pembahasan Otsus yang sedang berlangsung.

“Kaitannya dengan Otsus yang sudah ada perubahan ini, kita ikuti prosesnya. Kita memberikan edukasi bagi masyarakat. Sebab, ada yang bilang Otsus sudah mau berakhir, akan datang Otsus jilid 2 dan seterusnya. Otsus itu tidak berakhir. Yang berakhir itu uangnya yang dua persen setara DAU Nasional. Itu berakhir di 2021 ini yang terakhir. Di 2022 itu sudah tidak ada. Kalau undang-undang tersebut tidak diubah, maka uang atau dana Otsus sudah tidak ada lagi,”jelasnya.(gr/ary)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

9 minutes ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 hour ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

2 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

3 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

4 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

5 hours ago