Sensor tersebut mampu mengirimkan data-data mengenai pergerakan bola selama digunakan dalam pertandingan. Selain itu, sensor yang ditanamkan pada bola tersebut dapat diisi ulang dengan menggunakan sistem induksi.
Teknologi tersebut diklaim Adidas mampu mempermudah wasit di lapangan maupun di ruangan Video Assistant Referee (VAR) dalam mengambil berbagai macam keputusan terkait dengan handball dan potensi terjadinya penalti.
”Desain Fusballliebe terinspirasi dari kecintaan warga Eropa dengan sepak bola sehingga kami berharap bola ini membawa rasa senang bagi siapapun yang memainkannya,” Ujar Sam Handy, Presiden Direktur Produk dan Desain Adidas Football.
Penggemar dapat Miliki Replika Fussballliebe
UEFA dan Adidas akan membagikan replika bola itu ke berbagai lembaga pendidikan dan organisasi sepak bola di 10 kota yang menjadi tuan rumah untuk pertandingan Euro 2024. Yakni Berlin, Cologne, Dortmund, Düsseldorf, Frankfurt, Gelsenkirchen, Hamburg, Leipzig, Munich, dan Stuttgart.
Selain itu, penggemar dapat membeli replika bola tersebut di laman resmi Adidas.
Sumber: Jawapos
Page: 1 2
Dengan posisi sebagai ekonomi terbesar di kawasan dan anggota G20, ia menyebut bahwa Indonesia memiliki…
Ia menyebutkan bahwa tahapan pendaftaran dibuka pada bulan Februari bulan depan. Bahkan jumlah formasi yang…
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Boby Awi menjelaskan bahwa kenaikan target tersebut seiring…
Menurutnya, LHP yang diserahkan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi cerminan sejauh mana pengelolaan keuangan…
Pelantikan sejumlah staf khusus ini oleh Fakhri menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Lantaran,…
"Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10…