Sensor tersebut mampu mengirimkan data-data mengenai pergerakan bola selama digunakan dalam pertandingan. Selain itu, sensor yang ditanamkan pada bola tersebut dapat diisi ulang dengan menggunakan sistem induksi.
Teknologi tersebut diklaim Adidas mampu mempermudah wasit di lapangan maupun di ruangan Video Assistant Referee (VAR) dalam mengambil berbagai macam keputusan terkait dengan handball dan potensi terjadinya penalti.
”Desain Fusballliebe terinspirasi dari kecintaan warga Eropa dengan sepak bola sehingga kami berharap bola ini membawa rasa senang bagi siapapun yang memainkannya,” Ujar Sam Handy, Presiden Direktur Produk dan Desain Adidas Football.
Penggemar dapat Miliki Replika Fussballliebe
UEFA dan Adidas akan membagikan replika bola itu ke berbagai lembaga pendidikan dan organisasi sepak bola di 10 kota yang menjadi tuan rumah untuk pertandingan Euro 2024. Yakni Berlin, Cologne, Dortmund, Düsseldorf, Frankfurt, Gelsenkirchen, Hamburg, Leipzig, Munich, dan Stuttgart.
Selain itu, penggemar dapat membeli replika bola tersebut di laman resmi Adidas.
Sumber: Jawapos
Page: 1 2
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…
Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Umum Uncen, Ferdinand Risamasu, menyampaikan bahwa keberadaan unit…
Hanya saja untuk mendapatkan data terkait ini pihak sekretariat nampaknya masih sulit memberikan penjelasan. Meski…