Categories: SEPAKBOLA DUNIA

Prediksi Uruguay vs Kanada di Copa America 2024, Laga Sengit Pelipur Lara

Jesse Marsch, pelatih Timnas Kanada, menyampaikan bahwa timnya memang kalah pengalaman, dan berharap hasil di Copa America 2024 bisa dijadikan pelajaran oleh skuad Kanada. Terlebih, dua tahun lagi mereka bakal bertindak sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026. “Ada banyak hal positif, dan menurut saya hampir tidak ada hal negatif dari tim saya. Saya pikir ini adalah pengalaman menghadapi tim besar, dan bagaimana permainan di level tertinggi yang sesungguhnya. Dalam banyak aspek, kami membuat langkah yang besar, walau masih dibutuhkan kerja keras lagi,” kata Marsch, dikutip dari laman TSN.

Di kubu seberang, Timnas Uruguay mesti bersabar lebih lama lagi untuk kembali ke final Copa America. Terakhir kali La Celeste bermain di final Copa America adalah edisi 2011, ketika mereka menjadi juara. Selepas itu, Copa America 2024 menjadi capaian tertinggi Uruguay. Penyesalan agaknya dirasakan Timnas Uruguay, karena di semifinal mereka gagal membongkar pertahanan Kolombia, terutama di sepanjang babak kedua ketika lawan harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah Daniel Munoz di pengujung babak pertama.

Satu kegagalan Uruguay adalah efektivitas peluang, karena dari 11 tembakan hanya 2 on target. Banyak peluang yang terbuang tentu sangat disesalkan, terutama saat melawan tim dengan 10 pemain. “Kami tidak bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Secara personal, saya bertanggung jawab atas hasil ini, di saat sebenarnya kami punya kualitas pemain yang lebih superior dibanding lawan,” ujar pelatih Marcelo Bielsa usai pertandingan.

Menariknya, kedua pelatih tim terhubung melalui klub Leeds United (Liga Inggris). Usai Bielsa dipecat oleh manajemen Leeds pada 2018, Marsch ditunjuk sebagai penggantinya. Leeds merupakan klub terakhir yang dilatih Bielsa dan Marsch sebelum keduanya memutuskan menangani tim nasional.

Timnas Kanada bisa memainkan nyaris semua pemain terbaik mereka. Hanya Tajon Buchanan yang absen sejak babak perempat final karena cedera. Sementara itu, masalah justru datang di Timnas Uruguay. Nicolas de la Cruz absen karena akumulasi kartu kuning, dan Guillermo Varela mendapat kartu merah usai laga kontra Kolombia. Di samping itu, ada potensi hukuman kepada Darwin Nunez yang terlibat keributan dengan suporter Kolombia di tribun penonton. Bielsa juga kemungkinan tak bisa memainkan dua pemain karena cedera, yakni Rodrigo Bentancur dan Ronald Araujo. Kabar bagusnya, Nahitan Nandez dapat bermain usai melewati skorsing satu laga akibat kartu merah di perempat final melawan Brasil.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: Copa America

Recent Posts

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke GubernurTP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

1 day ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

1 day ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

1 day ago

Satu Staf BPBD Meninggal, Janji Bangun Jalan dengan Nama Simon Pampang

Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…

1 day ago

Antisipasi Masuknya Super Flu di Pelabuhan dan Bandara

Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…

1 day ago

Lampu Jembatan Merah Mati Gara-gara Kabel Dicuri

Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…

1 day ago