Tidak hanya suporter Indonesia, para pengamat sepak bola dunia juga menyoroti keputusan kontroversial ini. Mereka menyebut bahwa insiden ini bisa menjadi preseden buruk bagi kepemimpinan wasit dalam pertandingan internasional.
Keputusan yang dianggap tidak konsisten dan tidak sesuai dengan semangat fair play bisa mencederai integritas sepak bola, khususnya di ajang besar seperti kualifikasi Piala Dunia.
Meski ada aturan FIFA yang memperbolehkan wasit menambah waktu jika ada alasan yang jelas, keputusan memperpanjang hingga menit ke-99 tetap dinilai berlebihan.
Banyak pihak menganggap bahwa wasit Ahmed Al-Kaf seharusnya lebih bijak dalam mengatur waktu tambahan, terutama mengingat betapa pentingnya setiap detik dalam pertandingan sekelas Kualifikasi Piala Dunia. (*)
SUMBER: JAWAPOS
Antrean panjang ini terjadi menyusul dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di…
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian…
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM kembali mengingatkan masyarakat supaya waspada terhadap bahaya bahan…
Namun, dari total 64 klub peserta yang tersebar di 16 grup, baru tiga tim yang…
Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom tak menampik soal pentingnya membangun karakter anak usia dini yang…
Langkah ini diambil guna memastikan anggaran daerah berdampak langsung pada industri domestik dan menekan ketergantungan…