Tidak hanya suporter Indonesia, para pengamat sepak bola dunia juga menyoroti keputusan kontroversial ini. Mereka menyebut bahwa insiden ini bisa menjadi preseden buruk bagi kepemimpinan wasit dalam pertandingan internasional.
Keputusan yang dianggap tidak konsisten dan tidak sesuai dengan semangat fair play bisa mencederai integritas sepak bola, khususnya di ajang besar seperti kualifikasi Piala Dunia.
Meski ada aturan FIFA yang memperbolehkan wasit menambah waktu jika ada alasan yang jelas, keputusan memperpanjang hingga menit ke-99 tetap dinilai berlebihan.
Banyak pihak menganggap bahwa wasit Ahmed Al-Kaf seharusnya lebih bijak dalam mengatur waktu tambahan, terutama mengingat betapa pentingnya setiap detik dalam pertandingan sekelas Kualifikasi Piala Dunia. (*)
SUMBER: JAWAPOS
Saat ditemui, Melkias menegaskan kehadirannya bersama dua kepala suku di Mimika untuk mendorong koordinasi percepatan…
"Zakat, infak, dan sedekah adalah instrumen ampuh untuk membangun kesejahteraan sehingga kami mengajak masyarakat untuk…
Di sisi lain, THR bagi pekerja swasta belum ada informasi perihal pencairannya. Tetapi, jika menukil…
Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, mengatakan kegiatan tersebut nantinya dilaksanakan melalui kerja sama dengan Badan…
"Pendistribusiannya dilakukan pada hari terakhir pendistribusian sebelumnya yaitu pada hari Selasa, 17 Maret 2026, berupa…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama Tabenak mengatakan para guru tersebut saat ini masih…