Kontroversi Donnarumma dengan Fans AC Milan
Sayangnya, kebersamaan Donnarumma dengan Milan tidak lepas dari kontroversi-kontroversi yang terjadi. Faktor uang menjadi alasan hubungan fans dengan Donnarumma menjadi retak.
Pada 2017, fans AC Milan dikejutkan dengan berita bahwa Donnarumma akan meninggalkan tim setelah kontraknya berakhir tahun depan. Akibat hal itu, Gigio menjadi sasaran teror fans saat membela Timnas Italia U-21 ketika melawan Denmark dengan cara melempar uang palsu ke arahnya seperti dilansir dari The Guardian.
Teror serta kecaman bertubi-tubi membuat Donnarumma memperpanjang kontraknya bersama AC Milan. Dia bahkan meminta maaf kepada fans di depan awak media akibat drama yang belum berakhir.
“Aku minta maaf dan terima kasih kepada kalian semua. Aku bangga berada di sini,” kata Gigio dilansir dari Bein Sports pada 12 Juli 2017. Saat itu, Donnarumma menjalin kontrak sampai 2021.
Meskipun demikian, uang tidak bisa mengalahkan segalanya. Dilansir dari Sky Sports, Donnarumma resmi meninggalkan tim yang membesarkan namanya untuk bergabung ke klub raksasa Prancis, PSG (Paris Saint-Germain) pada Juni 2021 dengan kontrak selama lima tahun. PSG tidak perlu mengeluarkan biaya transfer karena berhasil mendapatkan jasanya dengan status bebas transfer.
Keluarnya Donnarumma semakin membuktikan bahwa dia adalah sosok mata duitan. Berdasarkan data dari Capology, perbandingan gaji Donnarumma saat di PSG dengan tahun terakhirnya di AC Milan sedikit lebih besar. Di PSG, Gigio mendapatkan gaji yang hampir mendekati angka 13 juta euro per tahun. Gaji ini lebih besar daripada di AC Milan yang hanya menyentuh angka 11 juta euro per tahun.
Selain itu bermodal di putaran pertama Persipura juga berhasil mengkandaskan mimpi Barito saat bertandang ke…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Keerom akan fokus menyelesaikan utang daerah di…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan timika, I Wayan Suyatna melalui Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan…
Kepala BPKAD Kota Jayapura, Dessy Wanggi, menegaskan bahwa penertiban dan pengawasan aset daerah, khususnya di…
Langkah strategis ini diambil guna memenuhi hak dasar masyarakat akan akses energi yang stabil, sekaligus…