

Erik ten Hag dalam sesi konferesi pers. (Manchester United)
PELATIH kepala Manchester United, Erik ten Hag menegaskan bahwa timnya pantas memenangkan pertandingan Liga Inggris melawan Chelsea di Stamford Bridge, Jumat (5/4) dinihari.
Setan Merah bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk memimpin 3-2 di atas tim London, dan tim tamu tampaknya akan meraih tiga poin, saat Chelsea tertinggal menjelang peluit panjang berbunyi.
Namun, Cole Palmer menyamakan kedudukan dari titik penalti pada menit ke-10 waktu tambahan di penghujung menit ke-90, sebelum menyelesaikan hat-tricknya dengan tendangan deflect kurang dari satu menit kemudian.
Ten Hag telah mengakui bahwa timnya membuat keputusan yang salah saat pertandingan segera berakhir, namun ia mempertanyakan pemberian penalti kedua bagi Chelsea pada pertandingan tersebut.
TEN HAG SENANG DENGAN KINERJA TIM
Meski mengalami kekalahan, Erik ten Hag mengaku bahwa ia senang dengan kinerja tim. Di sisi lain, ia menyayangkan keputusan penalti yang diberikan untuk Chelsea.
“Ketika keadaan menjadi kacau, Anda harus menghadapinya sebagai sebuah tim dan kami membuat keputusan yang salah. Kami tidak bekerjasama sebagai sebuah tim. Di luar penguasaan bola kami membuat keputusan yang buruk, kurangnya konsentrasi,” ujar pelatih asal Belanda itu.
“Juga, saya pikir (Chelsea) beruntung pada akhirnya dengan (mendapat) penalti, itu sangat minim (kontak) dan bisa diperdebatkan. Tetapi kami harus berbuat lebih baik.
Page: 1 2
Namun di balik euforia tersebut, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum pesta sepak…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura untuk…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa perkembangan penanganan kasus menunjukkan hasil…
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan operasi tersebut dipimpin Komandan Kowip I Rutis, Barnabas Muk.…
Pengamat ekonomi sekaligus Dosen Pascasarjana Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura, John Agustinus, mengatakan dampak…
“Kenapa yang dibahas hanya pesta babi di Merauke? Kenapa tidak melihat Sumatera Selatan yang kami…