Categories: SEPAKBOLA INDONESIA

STY ’’Nazar’’ Akan Tinggal di Indonesia Seumur Hidup Jika Lolos Piala Dunia

JAKARTA-Shin Tae Yong (STY) sedang berjuang membawa tim nasional Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Jika target itu tercapai, pelatih asal Korea Selatan tersebut memiliki nazar yang siap dijalankan. Yaitu, tinggal di Indonesia seumur hidup.

’’Saya mungkin harus tinggal di Indonesia selama sisa hidup saya. Hidup di Indonesia sangat luar biasa,’’ ujar pelatih 53 tahun itu seperti dilansir media Korea Selatan Isplus.

Shin Tae Yong menilai suporter tim nasional Indonesia sangat mencintainya. Buktinya, nama Shin Tae Yong selalu dielu-elukan hampir dalam setiap pertandingan timnas Indonesia.

’’Yang aneh adalah setelah pertandingan. Ketika mereka seharusnya memanggil nama para pemain yang bermain baik, para penggemar justru hanya memanggil nama saya. Saya merasa itu aneh,’’ ungkapnya.

Shin Tae Yong takjub dengan hal itu. Belum lagi dengan momen menyanyikan lagu Tanah Airku. Itu merupakan ’’ritual’’ setelah pertandingan timnas Indonesia.

’’Setelah pertandingan, kami berkumpul di lingkaran tengah dan memutar lagu Tanah Airku. Kami semua bernyanyi bersama suporter. Setelah itu, hampir tidak ada penggemar yang pergi sampai kami berjalan mengelilingi lapangan. Mereka tidak meninggalkan stadion. Bahkan setelah 30 menit pertandingan selesai,’’ beber pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia itu. (fiq/c17/ali)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

13 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

14 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

15 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

16 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

17 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

18 hours ago