Categories: PERSIPURA

Hidupkan Kembali Persaingan

JAYAPURA – Tim Persipura Jayapura sukses menunaikan tekad untuk meraih tiga poin atas Persewar Waropen dalam lanjutan kompetisi Liga 2 2024/2025. Tim berjulukan Mutiara Hitam itu menang 2-1 dalam laga yang berlangsung di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (26/10).

Kemenangan ini merupakan yang pertama bagi Boaz Solossa dan kolega di musim ini. Tambahkan tiga poin menghidupkan kembali persaingan Persipura dalam perburuan tiket babak 8 besar Liga 2. Mereka terpaut 12 poin dari Persibo Bojonegoro di puncak klasemen grup C dan terpaut 6 poin dari Persipal Palu di posisi kedua.

Sebaliknya, kekalahan ini memperpanjang tren buruk Persewar. Pasukan Mutiara Bakau belum mampu mengumpulkan poin hingga pekan keenam.

Dua gol kemenangan Persipura dicetak oleh Arodi Uopdana menit 36, dan Ramai Rumakiek menit 60. Sementara gol Persewar dicetak oleh Victor Pae melalui titik putih menit 67.

Juru taktik Persipura, Ricardo Salampessy mengatakan bahwa kemenangan ini sangat berarti bagi mereka dan menjadi modal yang sangat bagus bagi mereka untuk menatap laga berikutnya.

“Semoga ini menjadi pondasi untuk menuju laga berikutnya, kita akan tetap benahi tim ini untuk bisa mempertahan hasil seperti sore hari ini,” ungkap Ricardo kepada awak media usai laga.

Dirinya juga menyebutkan bahwa kemenangan perdana ini membuat mental pemainnya mulai pulih dan siap menatap laga berikutnya.

“Hasil ini akan menambah kepercayaan diri bagi tim dan pemain. Kami akan fokus pada laga berikutnya dan meningkatkan apa yang menjadi evaluasi. Kemistri dari setiap lini harus kita ciptakan. Peningkatan sudah sangat baik dari laga sebelumnya dan hari ini cetak dua gol,” ujarnya.

Dia juga membeberkan alasan pemainnya yang banyak berjatuhan dalam laga ini. Fisik yang belum pria serta tekanan yang diberikan oleh pemain Persewar membuat pemainnya begitu kewalahan.

“Jujur secara kebugaran memang perlu menjadi perhatian kami pelatih, sambil berjalan kompetisi kami memperbaiki banyak hal seperti fisik dan taktik,” ucapnya.

“Banyak pemain mengalami kram karena intensitas yang tinggi dan perlawan yang diberikan lawan sangat luar biasa,” pungkasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

45 minutes ago

Pengunjung Kurang, Pendapatan Pengelola Pantai Hamadi Merosot

   Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…

6 hours ago

Uskup dan Ordo Sepakati Anggaran Dasar Unika Fajar Timur Papua

  Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…

7 hours ago

Festival Port Numbay 2026 Promosikan Potensi Kampung Wisata

   Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…

8 hours ago

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Pemkot Perkuat Legalitas dan Manajemen

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…

9 hours ago

Disiplin dan Berintegritas Kunci Pelayanan Publik Berkualitas

  Menurut Abisai, ASN merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap pegawai dituntut untuk…

10 hours ago