Sementara Pelatih Kepala Persewar Waropen, Eduard Ivakdalam tetap bersyukur atas hasil ini. Dia menilai pemainnya sudah berjuang, dan Persipura lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
“Kita bersyukur pertandingan berjalan lancar dan dua tim mempertontonkan sesuatu yang indah menjadi hiburan bagi masyarakat pecinta Persipura dan Persewar, karena kedua tim tampil sangat baik,” ungkap Edu sapaan akrabnya.
“Pertandingan sudah selesai dan kita akui Persipura lebih baik dari Persewar. Anak-anak sudah berikan yang luar biasa,” ujarnya.
Edu mengaku sudah melupakan hasil ini dan siap menatap laga pamungkas putaran pertama menjamu Rans Nusantara FC. Dia bertekad menutup putaran pertama dengan kemenangan.
“Kita akan siapkan tim dengan baik untuk hadapi Rans nanti. Kita tidak ingin menutup putaran pertama tanpa poin,” tutupnya. (eri/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…