

Pemain Persipura Jayapura saat meluapkan kesedihan usai gagal meraih kemenangan di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (11/4). (foto:Erianto / Cepos)
Persipura 0 v 0 Persela Lamongan
JAYAPURA – Tak sesuai harapan. Kalimat ini nampaknya sesuai dengan hasil laga Persipura versus Persela Lamongan yang digelar di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (11/4) malam. Alih-alih terus melaju karena bermain di depan pendukung sendiri, Boaz dan kawan-kawan justru harus berbagi angka setelah ditahan imbang dengan skor 0-0.
Pasukan Mutiara Hitam sejatinya bisa tidur lebih nyenyak malam itu. Andaikan peluang emas lewat titik putih pada babak kedua bisa dimaksimalkan dengan baik, sayangnya eksekusi Williams Lugo yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugaskan. Sepakannya berhasil diblok oleh penjaga gawang Persela.
Secara statistik, Persipura yang bermain di depan belasan ribu pendukung mereka tampil dominan. Namun Persela bermain cerdas dengan menutup pergerakan pemain Persipura. Pemain Persipura tidak dibiarkan lama memegang bola dan jika mendapat bola langsung ditempel dua atau tiga pemain. Selain itu rapatnya pemain belakang juga membuat Reno kesulitan untuk masuk.
Hasil ini menjadi kerugian besar Boaz Solossa dan kawan-kawan. Sebab di tempat lain, Barito Putera sukses mengamankan tiga poin atas PSS Sleman dengan skor 1-0. Hasil tersebut memaksa Persipura tergusur ke peringkat tiga klasemen sementara. Persipura kini berada pada posisi ketiga dengan koleksi 47 poin, terpaut 1 poin dari Barito Putera di posisi kedua dan 2 poin dari PSS Sleman di puncak klasemen.
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengatakan, pemainnya sudah berusaha. Sayang, mereka belum bisa memanfaatkan peluang untuk mengunci kemenangan.”Mohon maaf kami belum bisa berikan kebahagian dengan tiga poin, malam ini kita punya banyak peluang dan sudah melakukan berbagai percobaan tapi hasilnya belum sesuai yang kita harapkan. termasuk penalti yang kita miliki,” ungkap pelatih yang akrab disapa RD itu usai laga.
Program strategis yang didanai melalui skema Otonomi Khusus (Otsus) ini dihadirkan untuk menjamin pemerataan…
Ia menyebut, ketika terjadi kebakaran di wilayah Jayapura Utara, mobil pemadam membutuhkan waktu sekitar…
Menurut Abisai, lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk…
Pernyataan ini dikeluarkan menanggapi aksi demonstrasi yang berlangsung pada, 7 September 2026 yang dipimpin…
Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan…
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui Bimbingan Teknis Sertifikasi Kelayakan Pengolahan (SKP) bagi…