

Warga yang antre untuk mendapatkan pelayanan administrasi di Kantor Disducapil beberapa waktu lalu. (FOTO:Dok/Cepos)
JAYAPURA — Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura, Supriyanto, menegaskan bahwa gangguan jaringan internet yang terjadi di Kota Jayapura dua hari lalu berdampak langsung terhadap terganggunya layanan administrasi kependudukan.
Menurutnya, seluruh sistem pelayanan Dukcapil saat ini telah berbasis teknologi informasi (IT), sehingga ketergantungan terhadap koneksi internet menjadi sangat tinggi. Akibatnya, ketika jaringan mengalami gangguan, hampir seluruh proses pelayanan ikut terhenti.
“Kami memiliki layanan berbasis IT, sehingga begitu internet mengalami gangguan, semua layanan ikut terdampak,” ujar Supriyanto saat dikonfirmasi, Jumat (10/4).
Ia menjelaskan, gangguan tersebut sempat menyebabkan keterlambatan dalam berbagai layanan penting, seperti perekaman dan pencetakan KTP elektronik, penerbitan kartu keluarga (KK), akta kelahiran, hingga dokumen administrasi kependudukan lainnya. Warga yang datang untuk mengurus dokumen pun terpaksa menunggu hingga sistem kembali normal.
Meski demikian, Supriyanto memastikan bahwa kondisi jaringan saat ini telah pulih dan seluruh layanan Dukcapil sudah kembali berjalan seperti biasa. Petugas juga telah bekerja maksimal untuk mengejar ketertinggalan pelayanan yang sempat tertunda akibat gangguan tersebut.
“Puji Tuhan, saat ini jaringan sudah kembali normal dan pelayanan kepada masyarakat sudah berjalan seperti biasanya,” katanya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi. Pihaknya berharap adanya pemahaman dari warga terkait kondisi tersebut yang berada di luar kendali Dukcapil.
Lebih lanjut, Supriyanto menekankan pentingnya penguatan infrastruktur digital ke depan, mengingat pelayanan publik saat ini semakin bergantung pada sistem berbasis elektronik. Ia berharap ke depan gangguan serupa dapat diminimalisir melalui peningkatan kualitas jaringan serta sistem cadangan (backup system) yang lebih optimal.
“Kami tentu berharap ke depan ada penguatan jaringan dan sistem pendukung lainnya, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meski terjadi kendala teknis,” ujarnya.
Page: 1 2
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…