Mantan pelatih Barito Putera dan Persis Solo itu juga pasang badan dengan hasil tersebut. ”Secara keseluruhan kita tidak menyalahkan siapapun, saya sebagai pelatih bertanggung jawab hasil ini. Dan kami akan memperbaiki pada pertandingan selanjutnya. dan terimakasih atas perjuangan semua pemain,” ujarnya.
RD juga membeberkan soal eksekutor penalti dala tim. Penunjukan Lugo dinilai sudah sangat tepat. ”Dalam meeting kita punya urutan penendang penalti, pertama ada Ramai, Lugo dan Masanray. Tapi jika penendang nomor satu keberatan, dia akan serahkan kepada nomor dua. Dan mengenai penalti yang tidak masuk, saya sebagai pelatih yang menugaskan bertanggung jawab,” ucapnya.
Namun RD juga tak bisa menampik jika kepemimpinan wasit juga mengganggu konsentrasi anak asuhnya. ”Tadi di awal-awal juga saya sempat tersulut, karena beberapa keputusan wasit. Saya sebenarnya malas berkomentar soal wasit. Seperti situasi pelanggaran Reno. Berapa kali pelanggaran yang harusnya untuk kita malah untuk lawan,” tegasnya
”Tapi itu bukan alasan kita, karena kita sudah punya banyak peluang, hanya saja belum bisa cetak gol. Situasi ini sering terjadi dalam sepakbola, kita punya banyak peluang tapi tidak bisa mencetak gol,” sambungnya.
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…