

Pemain Persipura Jayapura saat melakukan latihan di Stadion Mandala Jayapura beberapa pekan lalu. (FOTO: Erik / Cepos)
Persipura
JAYAPURA – Pencoretan Boaz Solossa dan Yustinus Pae masih hangat menjadi perbincangan para netizen di dunia maya. Pro dan kontra pun menghiasi perceraian Boaz, Tipa bersama Persipura, klub yang sudah dibelanya selama satu dekade. Bahkan, tak sedikit yang menghujat manajemen. Bahkan ada yang meminta agar struktur manajemen pun rombak.
Pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago mengaku sangat memahami perasaan para suporter Persipura. Bahkan ia juga tak bisa membayangkan perpisahannya dengan Boaz dan Tipa akan terjadi dengan seperti ini.
“Kita sangat mengerti perasaan dari suporter kita (persipura), kecintaan mereka terhadap Boaz dan Tipa karena mereka adalah bagian dari sejarah Persipura,” ungkap Jacksen Tiago dalam zoom meeting, Rabu (7/7).
“Sehingga kita semua sedih, kita sudah seperti keluarga, kita tidak menduga akan terjadi sebuah perpisahan seperti ini dan saya rasa kita sedih karena kita tahu pentingnya Persipura dalam hidup masyarakat Papua,” ujar Jacksen.
Pelatih asal Brasil itu hanya menyayangkan kedua pemain andalannya itu berpisah dengan situasi yang kurang baik. Apalagi menurut Jacksen, tindakan kedua pilar Mutiara Hitam itu memang sudah tidak bisa ditolerir.
“Banyak orang tidak tahu apa yang terjadi dalam tim saat itu, dan itu adalah sesuatu yang membuat kita sedih dan tidak ada satu pun dalam tim yang merasa bahagia dengan keadaan seperti ini,” kata Jacksen.
“Saya dengan mereka (Boaz dan Tipa) sudah bersama sekitar 10 tahun, Tipa itu jadi striker sampai wing back kanan saya yang jadikan dia wing back kanan, sehingga kita semua pasti sedih karena ikatan emosional dan batin yang kita punya sangat kuat sekali. Sehingga kita sangat mengerti respon dari masyarakat, saya sangat maklumi itu,” pungkas Jacksen. (eri/gin).
Kepala Puskesmas Rimba Jaya, Iriani Winoto, mengatakan keputusan untuk belum kembali ke gedung utama puskesmas…
Polsek Kuala Kencana memastikan tidak ada insiden penembakan di kawasan Alun-Alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika,…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menjelaskan persoalan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK yang berkaitan dengan…
Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan pemerintah provinsi tetap berupaya memastikan program-program prioritas
Musim mangga golek mulai terasa di Pasar Pharaa Sentani. Dalam tiga pekan terakhir, pasokan mangga…
Pemerintah Kabupaten Tolikara secara resmi membuka Festival Etnik Religi Tolikara Tahun 2026, Rabu, 12 Agustus…