

Marinus memang yang paling mengejutkan. Sebab Marinus tampil cukup baik dan bermain selama 4 kali dengan mencetak satu gol
JAYAPURA – Tim Persipura Jayapura telah memutus kontrak 6 pemain mereka. Sehingga tim Persipura saat ini lebih ramping dengan kuota 30 pemain. “Kemarin kita mengecilkan skuad dari 36 menjadi 30 sekarang. Dan mungkin masih naik turun nanti kita lihat perkembangannya, kalau memang tidak, kita fix dengan 30 pemain,” ungkap juru taktik Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan kepada awak media pekan lalu.
Sayang, hingga saat ini manajemen Persipura belum membeberkan nama-nama pemain yang resmi mereka lepas. Namun dari data yang beredar di media social disebutkan bahwa enam pemain tersebut adalah Marinus Wanewar, Fridolin Yoku, Josua Isir, Adriano Sander, Elvis Harewan dan kiper Jhon Pigay. Kepergian Marinus sendiri direspon dalam akun instagram pribadinya Sabtu (29/11).
“Ombak su teduh jadi ijinkan laki-laki Sarmi pergi mencari di tempat yang baru. Kalau badai datang lagi saya pastikan akan kembali. Sekarang sa cinta dalam diam. Terimakasih Persipura saya izin pamit, cerita dan cinta tidak akan hilang,” tulis Marinus.
Dari enam pemain di atas, nama Marinus memang yang paling mengejutkan. Sebab Marinus tampil cukup baik dan bermain selama 4 kali dengan mencetak satu gol. Begitu juga dengan Fridolin Yoku yang membukukan 5 penampilan. Kemudian Josua Isir dan Elvis Harewan baru tampil sebanyak 1 kali. Sementara Adriano Sander sejauh ini memang belum pernah dimainkan. Begitu juga dengan Jhon Pigay yang masih dalam proses pemulihan cedera.
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…