Pelatih berusia 58 tahun itu menuturkan bahwa ini bukan laga yang mudah bagi mereka. Apalagi PSS tampil di depan suporter fanatik mereka. Ia mengingatkan seluruh pemain untuk mengantisipasi seluruh penggawa PSS.
“PSS sudah membuktikan sampai hari ini mereka tim yang kuat, solid di semua lini. Dan mereka punya kualitas pemain yang baik dan ini perlu diwaspadai secara keseluruhan. PSS memiliki individu pemain sangat baik,” ujarnya.
“Dan ini sebuah tantangan bagi pemain. Pemain harus bisa melepas tekanan, baik dari pemain lawan dan suporter,” sambungnya.
Pelatih asal Lampung itu hanya mengingatkan pemainnya untuk tetap menjaga mental bertanding dan bagaimana pemain benar-benar disiplin. Persipura dan PSS Sleman terakhir kali bertemu ketika keduanya masih bermain pada kompetisi Liga 1. Sehingga ini menjadi laga yang penuh emosional bagi kedua tim. Sekaligus menjadi ajang reunian Muhammad Tahir bersama pasukan Mutiara Hitam. (eri/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…