

Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan
JAYAPURA – Laga sengit akan tersaji pada pelan kedelapan Championship 2025/2026 yang mepertemukan tuan rumah PSS Sleman dengan Persipura Jayapura akan berlangsung hari ini di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (1/11). PSS dipastikan tampil menyerang untuk mengamankan tiga poin untuk membayar kegagalan mereka di laga sebelumnya serta menjaga posisi mereka di singgasana klasemen wilayah timur.
Sebaliknya, Persipura juga hadir dengan motivasi tinggi. Mereka memboyong 24 pemain dengan tekad melanjutkan tren positif. Saat ini PSS masih memimpin puncak klasemen dengan raihan 18 poin. Mereka masih unggul 5 poin dari Persipura di peringkat keempat. Laga ini menjadi kans bagi Persipura untuk menggeser Barito Putra dan Deltras FC pada posisi kedua dan ketiga yang hanya unggul 2 poin dari mereka.
Sehingga pertandingan ini sayang untuk dilewatkan. Kedua tim dipastikan tampil menyerang untuk berburu tiga poin. Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengatakan bahwa mereka sudah menyiapkan segalanya untuk pertandingan ini. Ia berharap seluruh pemain bisa menjalankan plan game dengan baik.
“Persiapan menghadapi pertandingan besok (Sabtu-red), kemarin kami sudah banyak melakukan diskusi dalam latihan. Dan tinggal bagaimana pemain bisa bermain sesuai dengan apa yang kita buat di dalam latihan terakhir,” ungkap coach RD kepada awak media, Jumat (31/10).
Mantan pelatih Persis Solo dan Barito Putera itu membeberkan kondisi pemainnya semua siap bermain. Termasuk Ramai Rumakiek, Takuya Matsunaga dan Arthur Vieira juga telah kembali dari hukuman akumulasi kartu.
Page: 1 2
Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…
Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…
Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…
Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…
Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…
Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…