Categories: ALL SPORT

Anggaran APBN Rp 1,4 Triliun akan Segera Dicarikan

JAYAPURA – Panitia Khusus (Pansus) PON XX dan Peparnas XVI Papua terus berupaya mendesak dan memastikan Pemerintah Pusat untuk segera mencairkan anggaran APBN yang rencananya akan dikucurkan untuk mendukung penyelenggaraan PON XX Papua. 

Usai bertemu dengan Komisi X DPR RI, Pansus PON XX dan Peparnas XVI Papua kini melakukan pertemuan Kementerian Pemuda dan Olahraga yang diwakili oleh Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Drs. Gatot Sulistiantoro Dewa Broto, M.B.A di Kemenpora, Jakarta, Rabu (22/9). 

Ketua Pansus PON XX dan Peparnas XVI Papua, Kamasan Jack Komboy menyampaikan bahwa hasil dari pertemuan tersebut memberikan kabar baik terkait pencairan anggaran APBN Rp 1,4 triliun yang akan segera dicairkan dalam pekan ini.

“Kemungkinan dalam minggu ini anggaran tersebut akan dikucurkan dan secara bertahap yaitu Pp 800 miliar terlebih dahulu,” ungkap Jack Komboy usai melakukan pertemuan tersebut. 

Jack menjelaskan, alasan anggaran tersebut dicairkan secara bertahap, karena masih ada beberapa berkas administrasi yang belum dilengkapi oleh PB PON Provinsi Papua. “Dokumen tersebut harus segera dilengkapi agar dana yang sisa dapat segera diproses,” ujar Jack. 

Ia beberkan, dalam pertemuan itu, Gatot menyampaikan bahwa saat rapat kabinet, Presiden RI sudah memerintahkan agar Kementerian Keuangan langsung mencairkan anggaran tersebut ke PB PON Provinsi Papua. 

“Ya, akan tetapi Kementerian Keuangan mengatakan agar anggaran tersebut akan cair melalui Kemenpora. Sedangkan dari Kemenpora mengatakan bila anggaran tersebut melalui Kemenpora lagi, prosesnya akan panjang sedangkan kita semua dikejar oleh waktu,” bebernya. 

Dilanjutkan, setelah hasil diskusi antara Kemenpora dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kemenkeu akan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sehingga dana tersebut akan langsung dicairkan ke PB PON Provinsi Papua. “PMK tersebut dikeluarkan agar dikemudian hari tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” sambung Jack. 

Sementara itu Gatot mengatakan, anggaran yang tersisa dapat segera dicairkan asalkan dokumen dari PB PON Provinsi Papua lengkap. 

“Kami tidak menghambat, justru kami mengamankan. Ini bukan diperlambat, tetapi agar tertib administrasi agar menjaga kedepannya tidak terjadi masalah,” katanya. 

Gatot menambahkan dokumen yang harus dilengkapi antara lain dokumen-dokumen yang menjadi bagian dari dana Rp 1,4 triliun tersebut. “Seperti konsumsi, IT, logistik dan sebagainya,” tutup Gatot. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Sinyal Revisi Aturan Dana Otsus Menguat di Forum Papua

Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…

5 hours ago

Massa Kedua Kelompok Terus berdatangan ke Wamena

Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…

6 hours ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

7 hours ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

9 hours ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

10 hours ago

Pasca Penembakan, Enam Kapal Logistik Dikawal Ketat

Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…

20 hours ago