Categories: MERAUKE

Prihatin Tragedi Kiwirok, Nakes Mambra Gelar Aksi Bakar Lilin

BURMESO-Seluruh tenaga kesehatan (nakes) dari berbagai organisasi profesi baik dari perawat, bidan, maupun dokter di Mamberamo Raya, Rabu (23/9) malam menggelar  menggelar aksi bakar lilin terkait tragedi yang menimpa Tenaga Kesehatan di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua 13 September lalu yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

   Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamberamo Raya Levina Krey  bahwa aksi bakar lilin ini sebagai ungkapan dukacita dan bela sungkawa atas tenaga kesehatan yang gugur maupun yang saat ini masih menjalani operasi di Rumah Sakit, agar tetap kuat dalam menghadapi musibah yang terjadi tersebut.

  “Sebagai rasa dukacita dan belasungkawa atas tenaga Nakes yang terjadi di Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang, maka kami semua Nakes di Mamberamo Raya melakukan aksi bakar lilin malam ini, dan kami berdoa dan berharap agar peristiwa ini tidak terjadi lagi dan aparat keamanan dapat menangkap pelaku kejahatan yang terjadi di Kiwirok ,” ungkap Levina Krey. 

   Aksi bakar lilin ini diawali dengan membacakan doa syukur dan ungkapan dukacita atas terjadinya aksi kekerasan yang menyebabkan kematian dan luka parah serta trauma yang dialami tenaga kesehatan di Kiwirok, Pegunungan Bintang tersebut. 

  Dikatakan Levina Krey bahwa seluruh Nakes di Mamberamo Raya terus berdoa bagi rekan-rekan Nakes di Kiwirok agar diberikan kekuatan untuk terus bekerja dan melayani masyarakat. 

  Dan kepada seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Mamberamo Raya, Levina Krey berharap agar dengan sukacita dan bersemangat Nakes untuk terus bekerja melayani di bidang kesehatan dengan baik. Kepada pihak keamanan baik TNI, POLRI maupun Pemerintah Daerah diharapkan untul menjaga dan melindungi Nakes yang merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di Indonesia secara Umum dan secara khusus di Mamberamo Raya.

   “Kami berharap tidak ada lagi rekan nakes yang menjadi korban penganiayaan hingga mengalami luka bahkan meninggal di Papua dan kami berharap Pemda maupun aparat keamanan dapat menjaga dan melindungi Nakes yang merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di Mamberamo Raya,” tandas Levina Krey. (*/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

2 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

3 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

4 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

5 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

6 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

7 hours ago