

Pemain Rugby Putri Papua saat dikawal ketat pemain Rugby putri Jawa Tengah pada babak semifinal PON XXI di Stadion Rugby USK Darussalam, Banda Aceh, Rabu (18/9) kemarin. (foto: Erianto/ Cepos)
BANDA ACEH – Tim Rugby Sevens Putri Papua berhasil merebut tiket final Pekan Olahraga Nasional atau PON XXI Aceh – Sumatera Utara tahun 2024.
Srikandi Papua memastikan tiket final usai menggilas tim putri Jawa Tengah dengan skor telak 37-0 pada babak semifinal yang berlangsung di Stadion Rugby USK Darussalam, Banda Aceh, Rabu (18/9).
“Puji Tuhan anak-anak bermain lepas hari ini, pertandingan tadi sangat menentukan kita bisa melaju ke final,” ungkap juru taktik Rugby Papua, George Deda kepada Cenderawasih Pos usai pertandingan.
Di partai final yang akan digelar Kamis (19/9), Papua akan kembali dipertemukan DKI Jakarta. Papua harus hati-hati, sebab DKI berhasil mengalahkan mereka di fase grup. Namun Deda mengaku sudah mengantongi kelemahan dan kekuatan dari calon lawan serta menyiapkan strategi jitu untuk meredam permainan dari putri DKI.
“Kami sudah melakukan evaluasi dari pertandingan sebelumnya. Kami akan berupaya untuk mengalahkan mereka di final,” ujarnya.
Partai final ini juga merupakan ulangan final rugby putri PON XX 2021 silam. Kala itu, Papua harus mengakui keunggulan DKI dengan skor 12-10. Namun final kali ini, Papua mengusung misi balas dendam.
“Persiapan akhir, kami fokus ke fisik dan mental. Papua dan DKI sering ketemu di final, sehingga ini final yang menarik,” ucapnya.
Deda menegaskan bahwa medali emas sebuah harga yang tak bisa ditawar lagi. Mengingat tim putri merupakan harapan terkahir Rugby Papua pada iven olahraga nasional empat tahun itu.
Optimisme itu digaungkan Deda melihat performa timnya di dua pertandingan terakhir. Apalagi ada delapan atlet senior di PON lalu yang juga tampil dalam partai final nanti.
“Mohon doa dan dukungan masyarakat Papua, kami akan berusaha meraih medali emas,” pungkasnya.
Di hari yang sama, Rabu (18/9), cabang olahraga Menembak Papua kembali meraih 2 medali emas, 3 perak dan 2 perunggu. Cabor Paralayang meraih 1 perunggu.
Hingga Rabu (18/9) siang, kontingen Papua menempati peringkat 12 dengan koleksi 15 medali emas, 20 perak dan 16 perunggu. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…