

Wakil Wali Kota Jayapura, H. Rustan Saru saat menyapa para pemain usai membuka Turnamen Futsal Wali Kota Cup III di GOR Cenderawasih, Jumat (14/11). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Turnamen Futsal Wali Kota Cup III resmi bergulir dan dibuka oleh Wakil Wali Kota Jayapura, H. Rustan Saru, di GOR Cenderawasih, Jumat (14/11). Ajang olahraga bergengsi yang telah menjadi agenda tahunan ini kembali disambut antusias, dengan total 60 tim yang siap unjuk kemampuan.
Peserta berasal dari dua kategori, yakni 32 tim tingkat SMA dan 28 tim kelompok umum yang datang dari berbagai kabupaten/kota di Papua. Kehadiran peserta yang begitu banyak disebut sebagai tanda kuatnya minat generasi muda terhadap cabang olahraga futsal.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menegaskan pentingnya turnamen ini sebagai ruang pembinaan atlet muda. “Saya berharap ajang tahunan ini menjadi wadah bagi para atlet muda untuk mengembangkan bakat sekaligus mempererat silaturahmi antar komunitas olahraga,” ujarnya.
Rustan Saru juga menekankan nilai-nilai positif dalam olahraga. “Futsal mengajarkan disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Saya berharap para peserta menjunjung tinggi fair play dan menampilkan permainan terbaik,” tambahnya.
Pemerintah Kota Jayapura, ditegaskan Rustan, akan terus memberikan ruang bagi kegiatan positif yang melibatkan generasi muda. Ia pun mengapresiasi kerja keras panitia, dukungan klub, serta antusiasme masyarakat sehingga turnamen ini kembali dapat terselenggara dengan meriah.
Page: 1 2
Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…
arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…
Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…