Categories: ALL SPORT

Bonus Atlet Dialihkan Untuk Penanganan Covid-19

Kenius Kogoya.(FOTO: Erik / Cepos)

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya mengatakan, bahwa dana yang disiapkan untuk bonus atlet yang meraih prestasi di PON XX Papua 2020 akan dialihkan untuk penanganan covid-19 Di Bumi Cenderawasih.

Mengingat pelaksanaan PON Papua sebelumnya dijadwalkan digelar pada bulan Oktober 2020, harus mundur hingga Oktober 2021 akibat dampak dari Pandemi covid-19.

“Jadi memang kita punya anggaran yang digunakan untuk bonus atlet yang kita sudah alokasikan itu sudah dianggarkan untuk penanganan Covid-19,” ungkap Kenius kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kantor KONI Papua, Kamis (14/5) siang kemarin.

Meski tak menyebut secara rinci total anggaran bonus, tapi menurutnya, sumber dana bonus atlet yang dialihkan merupakan bagian dari anggaran KONI di tahun 2019. Menurutnya, anggaran bonus atlet yang meraih medali di PON XX 2021 kembali akan diajukan di tahun yang sama. Kenius pun berharap Pemerintah Papua tetap konsisten.

“Kita akan mengajukan di tahun depan anggaran yang sama di tahun depan, mudah-mudahan pemerintah bisa menoleransi dan konsisten, karena kejadian ini adalah musibah kita semua,” ujarnya.

“Kita yakin pemerintah bisa menangani Covid-19 ini agar cepat berlalu, dan kita harapkan di tahun depan bisa diarahkan untuk bonus atlet,” tandasnya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

4 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

5 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

7 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

8 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

9 hours ago

Memiliki Kesamaan Budaya Sepak Bola, Bek Persipura Sebut Papua Mirip Brasil

Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…

10 hours ago