Categories: PAPUA TENGAH

Tersisa 4000 Alat RDT

dr. Silwanus Sumule (FOTO: gratianus silas/cepos)

Lainnya SUdah Didistribusikan  ke Kabupaten/kota

JAYAPURA- Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule mengonfirmasi bahwa berdasarkan informasi terakhir yang diterima pihaknya, sekiranya terdapat 4000 alat Rapid Test di gudang kesehatan Pemerintah Provinsi Papua.

“Stok kami, kemarin saya cek tersisa 4000 alat Rapid Test. Kalau tidak hari ini atau besok, akan masuk lagi 20 ribu tambahan alat Rapid Test,” ungkap dr. Silwanus Sumule, Rabu (13/5) lalu.

Ditanya distribusi alat Rapid Test di tingkat kabupaten/kota, dr. Sumule menyebutkan bahwa distribusi telah dilakukan pihaknya.

 “Alat Rapid Test sudah dikirimkan ke kabupaten/kota sesuai dengan permintaan kabupaten/kota. Jika alat tersebut habis, maka dapat disampaikan kepada kami (Satgas Covid 19 Papua) agar kami dapat mendistribusikannya lagi,” tambahnya. (gr/ary)

newsportal

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

1 day ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

1 day ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

1 day ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

1 day ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

1 day ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

1 day ago