

Ketua umum NPCI Papua, Jayakusuma saat berfoto bersama atlet NPCI Papua, Zadrak Waipon dan Pithein Rrmatobi usai UPP di Stadion Sriwedari Solo, Jumat (11/10). (foto: Erianto / Cepos)
SOLO – Kontingen NPCI Papua berhasil menambah 11 perolehan medali pada hari kelima Pekan Paralimpik Nasional atau Peparnas XVII Solo – Jawa Tengah 2024.
Perolehan 11 medali terdiri atas 6 medali emas, 3 medali perak dan 3 medali perunggu. Papua saat ini sudah mengantongi total 23 medali emas, 29 medali perak dan 26 medali perunggu dengan total keseluruhan 78 medali.
Raihan ini menempatkan Papua pada peringkat 5 klasemen sementara. Papua masih memiliki kans untuk merengsek ke peringkat empat dan tiga. Papua hanya terpaut dua medali emas di peringkat empat dan tiga emas dari DKI di posisi tiga.
Papua pada hari terakhir akan mengikuti beberapa partai final, seperti Para Panahan akan mengikuti 9 nomor final dan beberapa cabor lainnya. “Puji Tuhan, hari ini atlet kita kembali menambah medali emas untuk mendongkrak posisi kita ke peringkat lima,” ungkap Ketua Umum NPCI Papua, Jayakusuma kepada Cenderawasih Pos, Jumat (11/10).
Dia berharap para atlet Papua bisa tampil baik di hari terakhir dan mendulang medali emas banyak-banyaknya. “Semoga pada hari terakhir atlet bisa menambah perolehan medali untuk menjaga posisi kita atau bisa naik ke posisi empat atau tiga,” ucapnya.
“Sebelumnya kita sudah menargetkan posisi pima besar, meskipun target medalinya tidak tercapai tapi posisi lima besar kita harus dspat,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…