

JAYAPURA – Cabang olahraga Pencak Silat PON Papua diyakini akan meraih prestasi gemilang saat pelaksanaan event Nasional PON XX Oktober 2021 mendatang. Kepastian tersebut terlihat saat dilakukannya pengambilan sampel darah menggunakan alat Accutrend untuk memeriksa kadar asam laktat dari 20 pesilat Papua.
“Untuk olahraga prestasi itu asupan vitamin harus diperhatikan bagi nutrisi atlet, dan waktu istirahat seorang atlet itu tidur harus 8 jam paling ideal,” ungkap Konsultan Ikatan Pencak Silat Papua Daniel Womsiwor kepada awak media di Jayapura, Selasa (9/6).
Dikatakan pemeriksaan kadar asam laktat ini sangat penting dilakukan untuk menganalisasi sejauh mana nutrisi vitamin, waktu tidur seorang atlet, dan kualitas latihan atlet. Apalagi pemeriksaan kadar asam laktat dengan Accutrend ini baru pertama kali dilakukan kepada atlet pencak silat Papua.
“Sudah terbaca dari 20 atlet yang dilakukan test ada menunjukan atlet cabor pencak silat siap mendulang emas bagi Papua. Ini dibuktikan dari test fisik dan test laboratorium melalui pemeriksaan asam laktat,” ujarnya
Dikatakan setelah melakukan pemeriksaan tersebut, atlet dinilai cukup baik selama menjalani pemusatan latihan. bahkan ada atlet yang mencapai cacatan terbaik selayaknya atlet pelatnas.
Kata Womsiwor, hasil tersebut akan diserahkan kepada KONI Papua untuk menjadi patokan disetiap perkembangan atlet.
“Mereka atlet silat sangat siap untuk lakukan try out karena mereka setelah di test menunjukan peningkatan yang signifikan. Mereka test kelincahan, kelenturan dan test vo2x max itu akan dilakukan selanjutnya,” ungkapnya.
Pria yang juga anggota pengurus bidang IPTEK KONI Papua ini menambahkan untuk saat ini tim silat Papua melakukan post test, atau test akhir untuk mengevaluasi program latihan sepanjang latihan sebelum melakukan try out. (eri/gin).
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…