Categories: ALL SPORT

Atlet, Pelatih dan Official Wajib Swab Bahkan Vaksin

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Dalam mensukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua mewajibkan setiap atlet, palatih dan official yang terlibat dalam pesta olahraga tanah air itu untuk menjalani swab PCR bahkan vaksinasi.

Kata Kenius, hal tersebut merupakan satu-satunya solusi bila ingin event olahraga nasional empat tahunan itu berjalan dengan baik, dan mencegah terhadinya kluster baru penyebaran Covid 19.

“Semua atlit dan official yang datang ke Papua harus di wajibkan Swab PCR dan kalau perlu diwajibkan vaksin,” Ungkap Kenius kepada Cenderawasih Pos, Minggu (7/2).

Menurut Kenius, langkah itu juga didukung oleh KONI Pusat serta KONI se-Indonesia dalam rapat koordinasi cara daring beberapa hari lalu.

Tapi menurutnya, KONI Papua akan melakukan koordinasi dengan pihak medis untuk memastikan vaksin Covid 19 benar-benar bebas dari tuntutan doping.

“Tim ahli kesehatan akan mengecek jangan sampai kandungan vaksin tersebut bisa membahayakan atlit dikemudian hari dan justru dianggap doping,” ujar Kenius.

Sebelumnya, Ketua Harian Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Papua Yunus Wonda memastikan, bahwa para atlet, pelatih dan official pada pesta olahraga terbesar Indonesia itu akan menjadi salah satu kelompok masyarakat yang diprioritaskan menerima vaksin Covid 19.

Bahkan Yunus Wonda mengaku sudah melakukan pertemuan dengan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid 19, Erick Thohir untuk memastikan penerimaan vaksin.

“Vaksin Covid 19 yang dipesan pemerintah Indonesia nantinya diprioritaskan bagi atlet dan official sehingga saat PON semua peserta benar-benar sudah terhindar dari virus Corona,” ungkap Yunus Wonda dikutip dari Jawa Pos (Cenderawsih Pos Grup).

Erick Thohir, kata Yunus, juga menyatakan siap untuk mendukung dan membantu apapun yang diperlukan demi pelaksanaan PON Papua yang dijadwalkan pada 2-13 Oktober 2021 itu bisa berjalan sukses.

“Pada prinsipnya Menteri BUMN siap memberikan dukungan, hanya saja pandemi Covid 19 mengganggu pertumbuhan ekonomi secara nasional. Tapi, Pak Menteri siap membantu dan akan mengakomodir dukungan dari BUMN yang ada,” pungkas Yunus. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

16 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

17 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

17 hours ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

18 hours ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

18 hours ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

19 hours ago