Categories: ALL SPORT

Tahun 2021, Disorda Masih Punya 1 “PR”

Plt. Kadisorda Papua, Alexander Kapisa

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Tahun 2021 akan menjadi tahun krusial bagi Papua dalam melakukan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Pasalnya, hajatan olahraga empat tahunan itu tinggal menyisahkan 9 bulan (Oktober).

Untungnya, penundaan PON XX dari tahun 2020 menjadi tahun 2021 membuat Papua memiliki banyak waktu dalam melakukan persiapan. Pemerintah Papua melalui Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) terus bergerak cepat dalam menyelesaikan pembangunan venue pertandingan.

Hingga penghujung tahun 2020, Disorda Papua berhasil menyelesaikan 12 venue, baik yang bangun baru maupun renovasi. Untuk venue bangun baru diantaranya Stadion Lukas Enembe, GOR Futsal Mimika, GOR STT GIDI, Lapangan Softball dan Baseball (Uncen), Lapangan Softball dan Baseball (Auri), Voly Koya Koso, Tenis Walikota, Menembak Indoor/Outdoor.

Sementara 3 venue yang bersifat renovasi ada venue GOR Cenderawasih, GOR Trikora Uncen, dan GOR Waringin (APBD Kota Jayapura melalui dana bantuan Provinsi).

Di tahun 2021, Disorda masih memiliki pekerjaan rumah ‘PR’ dalam membangun, Disorda masih bertanggungjawab untuk pembangunan venue Rugby Papua yang rencananya mulai dikerjakan di awal tahun.

Plt Kadisorda Papua, Alexander Kapisa mengatakan, bahwa proses pekerjaan akan dimulai pada awal tahun 2021. Ia pun mengaku bahwa Disorda akan menyelesaikan venue Rugby sebelum pelaksanaan PON XX Papua.

“Kami masih punya satu tugas venue permanen yaitu Rugby, dan itu menjadi tanggungjawab Disorda yang sudah kita anggarkan dan programkan di APBD induk 2021,” ungkap Alex kepada Cenderawasih Pos, Selasa (5/1).

Menurut Alex, progres pembangunan venue Rugby tidak akan memakan waktu begitu lama. Menurutnya, pembangunan venue Rugby Papua rencananya hanya memakan waktu sekitar 3-4 bulan.

“Pembangunannya hanya memakan waktu kurang lebih 3-4 bulan venue Rugby itu sudah siap. Karena dari sisi desain kami sudah buat beberapa simulasi, dalam konteks teknis pekerjaan di lapangan itu hanya membutuhkan waktu 3-4 bulan saja,” pungkasnya. (eri/gin).

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

8 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

9 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

10 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

11 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

12 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

12 hours ago