Categories: OLAHRAGA

Sanksi Selesai, Mesin Gol PSBS Kembali Merumput

JAYAPURA- Mesin gol PSBS Biak, Alexandro Ferreira sudah kembali merumput bersama rekan-rekannya usai menjalani hukuman larangan bermain dari Komdis PSSI.
Kembalinya sang straiker andalan tim berjuluk Badai Pasific ini membuat manajemen PSBS Biak bisa bernafas lega. Seperti diketahui Alexandro Ferreira mendapatkan hukuman larangan bermain selama tiga kali dari Komisi Disiplin PSSI.
Striker asal Brasil itu harus menjalani hukuman setelah diusir wasit saat PSBS menghadapi Persewar Waropen di Liga 2 pada laga pembuka di Stadion Cenderawasih, Biak. Pada laga kontra Persewar tersebut, Alexandro Ferreira sukses mencetak dua gol.

 

Memang tanpa penyerang yang biasa disapa Alex itu, PSBS tampil kurang garang di lini depan dalam beberapa laga yang sudah mereka jalani. Tanpa Alex skuad Napi Bongkar itu hanya mengandalkan Alberto Gonçalves Da Costa dan Mamadou Barry.

“Kami sangat lega karena Alex bisa tampil lagi. Tenaga dia sangat kita butuhkan di dua laga terakhir putaran pertama,” ungkap Manajer PSBS Yan P. Mandenas, Sabtu (30/9/2023).

Alex memang mendapat sorotan di Pegadaian Liga 2 musim ini. Meski baru bermain di Liga Indonesia, namun Alex menunjukkan kebolehannya setelah menyarangkan dua gol ke gawang Persewar di laga pembuka Liga 2.

“Saya sudah ingatkan dia agar tidak terprovokasi dan terpancing emosi. Saya suruh dia fokus untuk cetak gol saja,” tegas Mandenas.

Yan Mandenas yang kini masih menjabat sebagai anggota DPR RI berharap Alex bisa memberikan kontribusi lebih baik lagi bersama PSBS Biak.

“Dia pemain bagus dan tim sangat membutuhkan dirinya. Apalagi dua laga sisa di putaran pertama kontra Persipura dan Sulut United itu penting bagi kami untuk kunci klasemen putaran pertama,” ujar Mandenas.

Di tempat terpisah Striker kelahiran Brasil 3 April 1997 itu mengaku sudah tidak sabar tampil bersama timnya.

Alex menyampaikan, saat dirinya menjalani sanksi larangan main, dia sibuk menjaga kondisi serta latihan individu guna memantapkan penampilannya.

“Saya sudah siap. Selama ini saya jaga kondisi dengan berlatih sendiri dan juga bersama tim lapis kedua,” tutur Alex.

Alex menyebutkan peristiwa sebelumnya itu menjadi pelajaran berharga baginya untuk waspada dengan iklim sepak bola Indonesia.

Dia berjanji tidak akan mengulangi hal-hal bodoh yang akan merugikan tim.

“Kini saya sudah tahu dan tidak ingin terjadi lagi. Saya akan kerja keras untuk memenangkan tim karena itu adalah target utama kami,” katanya.

PSBS akan melakoni dua laga terakhir putaran pertama. Pada tanggal 13 Oktober, tim besutan Hendri Susilo akan dijamu Sulut United.

Sementara laga away terakhir adalah laga yang ditunggu para penggemar sepak bola Papua. PSBS akan meladeni tuan rumah Persipura Jayapura pada tanggal 20 Oktober mendatang. (*)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: LIGABIAKPSBS

Recent Posts

Kios Klontongan Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah

Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…

14 hours ago

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

15 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

16 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

17 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

18 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

19 hours ago