Categories: OLAHRAGA

Setiap Venue Akan Tes Event

Alexander Kapisa.  ( FOTO: Erik / Cepos)

PON 2020 Papua

JAYAPURA – Pemerintah Papua terus disibukan dengan pembangunan venue pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020. Saat ini beberapa progres pembangunan venue telah mencapai 100 persen, dan ada yang masih dalam tahap pembangunan dan renovasi. 

Saat ini, sebanyak 30 venue yang di bangun untuk pelaksanaan event olahraga Nasional empat tahunan tersebut 12 venue dibangun oleh APBN dan 12 venue dibangun oleh  APBD Provinsi serta 6 venue dari APBD Kabupaten. 

Secara keseluruhan, venue yang dibangun oleh APBN dijadwalkan semua rampung 100 persen pada bulan Juli, sementara yang dibangun menggunakan APBD Provinsi akan selesai pada bulan Maret serta venue yang dibangun menggunakan APBD Kabupaten selesai pada bulan Juli. 

Sementara 3 Cabor yang dibangun menggunakan APBN dalam Inpres baru nomor 1 tahun 2020, yakni venue Panahan, Sepatu Roda dan Dayung dijadwalkan selesai pada bulan Agustus. 

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Alexander Kapisa mengatakan, bahwa semua pembangunan venue masih dalam jadwal pengerjaan yang dijadwalkan. Sehingga ia optimis semua pembangunan venue selesai tepat waktu. 

Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa  semua venue secara keseluruhan telah mencapai progres 100 persen akan dilakukan tes event di masing-masing venue untuk mengecek kesiapan venue tersebut dan juga panitia cabor itu sendiri. 

“Setelah venue selesai 100 persen, pasti kita akan adakan tes event, untuk mengecek kesiapannya, serta sebagai tes event juga untuk panitianya. Sehingga tes event ini akan menjadi simulasi sebelum pelaksanaan PON,” ungkap Alex sapaan akrabnya kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Jayapura, Jumat (20/1) siang kemarin. 

“Semua venue akan selesai dibulan Juli, kecuali tiga venue yang ada didalam Inpres PON yang baru, Sepatu Roda, Panahan dan Dayung,” sambungnya. 

Senada dengan itu, Wakil Ketua KONI Pusat, Suwarno juga berharap setiap venue yang telah siap memang wajib untuk melakukan tes event. Entah sebagai Kejurnas maupun Open Turnamen. 

“Karena tes event itu akan melatih panitianya, sehingga saat PON nanti bisa terlaksana dengan baik,” tandanya.

Sebelumnya, Wakil Menteri PUPR, Jhon Wempi Wetipo juga optimis bahwa semua venue pelaksanaan pertandingan PON XX 2020 Papua tetap pada waktunya. Bahkan ia menjelaskan, bahwa ada beberapa venue justru selesai lebih cepat dari yang ditargetkan. 

“Contohnya venue Akuatik, justru cepat dua bulan dari yang dijadwalkan, sementara untuk Istora dan Hockey serta Cricket selesai tepat waktu pada bulan Juli,” tandanya. 

Diketahui PON XX tahun 2020 akan mempertandingkan 37 cabang olahraga, 56 disiplin cabang olahraga dan 679 nomor pertandingan. (eri/gin)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Dana Perawatan Nihil, Venue PON Papua Mulai Rusak

  Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…

21 hours ago

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

23 hours ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

1 day ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

1 day ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

1 day ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

1 day ago