

JAYAPURA-Salah satu atlet renang Papua Marinus Malyanus Yowey sukses menyumbangkan medali emas di ajang bergengsi Asean Paragames Malaysia untuk Kontingen Indonesia. Terkait prestasinya itu, Sabtu (12/10) lalu di Kantor NPC Pusat, ia mendapatkan penghargaan dalam rangka Hari Olahraga Nasional yang puncak acaranya dilaksanakan di Kalimantan beberapa waktu lalu.
Penghargaan ini diserahkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia sebagai bentuk prestasi membanggakan yang ditorehkan anak asli Papua bagi Indonesia.
Ketua National Paralympic Commite (NPC) Papua H. Jaya Kusuma mengaku bangga atas prestasi yang ditorehkan atletnya itu. Menurutnya, ini merupakan pembinaan prestasi yang terus dilakukan selama ini. Meskipun diakui olahraga disabilitas ini belum terlalu dikenal oleh masyarakat Papua.
“Suatu kebanggaan untuk NPC Papua, terlebih tanah Papua dan terima kasih saya sampaikan kepada Kemenpora dan Ketua NPC Pusat atas perhatian bagi atlet Paralimpic Papua yang sudah membina, sehingga bisa menorehkan prestasi dan penghargaan ini,” ujar Jaya Kusuma ketika di konfirmasi wartawan di Jayapura, Selasa (14/10) sore.
Diharapkan, ke depan, bukan hanya Marinus yang bisa berlaga di ajang Internasional tersebut. Namun juga atlet Papua lainnya yang bisa berkiprah dan memberikan prestasi gemilang, terlebih Papua akan menghadapi dua event Nasional Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) 2019 dan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2020 nantinya.
“Semoga di tahun-tahun mendatang, juga ada atlet-atlet Papua lainnya yang mendapatkan penghargaan seperti ini melalui prestasi-prestasi yang di torehkan karena ini juga bagian dari dukungan dari Gubernur Papua Lukas Enembe yang menginginkan bahwa ada anak Papua bisa berprestasi di event Internasional atau multi event,” katanya.
Ditambahkan, selain mendapatkan penghargaan, perenang andalan Papua dan Indonesia ini juga mendapatkan uang pembinaan berbentuk buku tabungan sebesar Rp 40 juta.
“Penghargaan dan uang pembinaan ini tentunya bisa menjadi pemicu atlet kita bisa terus berprestasi kedepannya, pasalnya atlet kita ini juga akan turun di event milik Papua. Dan diharapkan atlet-atlet bisa contohi dan memotivasi agar bisa ikut berprestasi kedepannya,”harapnya. (eri/tho)
Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…