

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Papua, Kenius Kogoya
PON 2020 Papua
“Atlet kita tidak diizinkan untuk keluar negeri. Ini juga demi keselamatan atlet-atlet kita, termasuk yang di daerah Jawa akan kita lihat daerahnya apakah steril atau tidak,”Kenius
JAYAPURA – Wabah Virus Corona yang kini tengah marak menyerang sejumlah negara di benua Asia dan Eropa juga berdampak pada persiapan tim PON Papua yang hendak melakukan TC maupun try out di luar negeri.
Akibat wabah mematikan itu, KONI Papua bahkan sudah mengultimatum para atletnya untuk tidak menjalani TC dan try out di luar negeri hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
“Untuk TC dan try out seluruh cabor di luar negeri sudah kita putuskan untuk sementara di pending, sampai situasi benar-benar kondusif dari wabah corona,” ungkap Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya kepada awak media saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/3) sore kemarin.
Dijelaskan, pihaknya melakukan langkah demikian guna mengantisipasi keselamatan para atletnya yang akan mentas pada PON XX bukan Oktober mendatang.
“Kita ingin atlet kita tidak ada masalah, kita mengantisipasi semua hal dan atlet kita tidak izinkan untuk keluar negeri. Ini juga demi keselamatan atlet-atlet kita, termasuk yang di daerah Jawa akan kita lihat daerahnya apakah steril atau tidak,” ujarnya.
Dirinya juga membeberkan, bahwa saat ini ada beberapa cabor yang sudah mengusulkan untuk pindah lokasi TC, dan pihaknya sedang mengusulkan itu.
“Kita harus mengantisipasi semua. Kita memikirkan kemungkinan terburuknya, karena kalau ada apa-apa kita yang akan bertanggung jawab pastinya. oleh karena itu kami akan pertimbangkan semuanya,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, pihaknya telah membentuk tim monitoring untuk memantau aktifitas para atlet yang sedang menjalani TC.
“Wabah corona ini sangat mengganggu aktifitas kita semua. KONI juga sudah membentuk tim monitoring bersama dengan Puslatprov yang nanti akan mengecek semua kesiapan dari atlet. Jadi dalam waktu dekat ini tim akan memantau para atlet tersebut sekaligus kita memberikan arahan kepada mereka supaya mereka tetap waspadai diri di tempat TC masing-masing agar mereka bisa tidak bergaul sembarang dan mawas diri,” jelasnya.
Sementara itu, perihal akan dilakukan tes event untuk menggantikan jadwal TC dan try out para atlet di luar negeri, Kenius menjelaskan jika hal itu akan kembali dipertimbangkan.
“Yang jelas pasti kita akan lihat tim lawan dari luar yang bisa dijadikan sebagai lawan tanding. Kalau untuk tes event kan sarana dan prasarana belum semua memadai, sehingga kalaupun kita melakukan itu kita akan lihat tempatnya,” tandanya. (eri/gin).
Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…