Categories: OLAHRAGA

KONI Pusat Minta Segera Selesaikan Logo dan Maskot PON

Suwarno ( FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA-KONI Pusat meminta Papua sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, Tahun 2020 segera menentukan Logo dan Maskot yang akan digunakan pada ivent olahraga empat tahunan itu.

Sebelumnya, Papua sempat menggunakan logo dengan ciri khas hewan kanguru. Namun itu, dianggap tidak sesuai dengan aturan ajang olahraga nasional maupun internasional.

“Logo pada umumnya bukan binatang, silakan dipikirkan dari sekarang dan intinya tidak menggunakan gambar binatang,”ungkap Wakil Ketua Umum KONI Pusat, Suwarno kepada awak media usai menghadiri diskusi olahraga di Swiss-Belhotel Jayapura, Senin (8/4) kemarin.

Ia menyarankan agar Papua membuat logo berdasarkan kearifan lokal yang dimiliki oleh Papua.

“Papua bisa membuat logo dari kearifan lokal, bisa menggunakan gambar tifa atau apa saja yang merupakan ciri khas Papua. Asalkan jangan gambar binatang,” ujarnya.

Kata Suwarno, gambar binatang hanya bisa digunakan sebagai maskot. Dirinya juga menjelaskan, Papua bisa membuat maskot lebih dari satu.

“Semoga masalah ini bisa dikerjakan oleh Papua secepatnya, karena semakin cepat akan semakin bagus untuk Papua sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris KONI Papua, Kenius Kogoya mengatakan, Papua sudah merencanakan mengubah logo PON tersebut.

“PB PON harus secepatnya dan harus ada konsultasi dengan pihak terkait, dan logo ini hanya satu, kalau maskot boleh banyak.

Kenius juga menerangkan, KONI Papua juga sudah mengubah ring lima menjadi ring tiga sesuai perintah Komite Olahraga Indonesia.

Sementara itu, Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda menjelaskan, mereka akan menindak lanjuti perubahan logo dan maskot tersebut.

Namun pihaknya masih mengkaji soal adanya larangan hewan sebagai maskot pada ajang pelaksanaan PON.

“Tentu ini bukan hal yang mudah untuk mengubah logo, harus butuh inovasi dan waktu yang panjang agar bisa mengubah itu. Namun kita akan lihat dulu apakah memang ada regulasi larangan soal binatang sebagai logo PON atau tidak, kalau ada kita ubah tapi kalau tidak, kita harus pertimbangkan karena kita sudah melangkah sangat jauh,”tandasnya. (eri/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Lima Distrik se Wilayah Walak Sepakat Berikan Sanksi Adat bagi Pelaku Karhutla

Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…

8 hours ago

Transisi Hingga Tumpulnya Lini Depan Jadi Evaluasi

Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…

8 hours ago

Materi KUA-PPAS Telah Diserahkan ke DPRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…

9 hours ago

Alex Belum Fit dan David Masih Menyesuaikan

Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…

9 hours ago

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

10 hours ago

Bima Ragil Bidik Kebangkitan di Laga Berikutnya

Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…

10 hours ago