

JAYAPURA – Manajemen Persewar Waropen akhirnya memberikan titik terang terkait tunggakan gaji atau hak-hak pemain, official dan pelatih selama satu musim Liga 2 2024/2025 lalu.
Manajemen Persewar menyanggupi akan melunasi seluruh hak-hak pemain, official dan pelatih hingga akhir Agustus mendatang. Hal ini tertuang dalam surat pernyataan yang dibuat oleh kedua pihak yang dimediasi oleh Polda Papua.
Dalam pertemuan di Polda pada Senin (7/7) kemarin, terlihat beberapa pemain dan seluruh staf pelatih hadir, termasuk pelatih kepala Eduard Ivakdalam. Sementara dari pihak manajemen diwakili oleh Sekretaris klub, Michael Rumabar.
“Kita sudah bertemu dengan Pak Sekretaris mewakili manajemen, karena Pak Sekretaris berkomunikasi dengan teman di Polda sini untuk memfasilitasi pertemuan ini,” ungkap Eduard Ivakdalam.
Pelatih yang akrab disapa Edu itu menyebutkan bahwa dari pertemuan tersebut, manajemen akhirnya memberikan angin segar terkait itikad baik dalam menyelesaikan hak-hak mereka. “Kita bicara secara kekeluargaan, kita sudah buat kesepakatan. Kita akan menunggu sampai akhir Agustus dan dari manajemen sudah menyanggupi menyelesaikan kita punya hak-hak,” ujarnya.
“Kami berterimakasih Maikel bisa respon baik dan bertemu dengan kita, tadi bicara secara kekeluargaan tdiak ada emosi dan saling suport dan saling memaafkan agar kita punya hak-hak diselesaikan,” sambungnya.
Dirinya juga tidak menahu terkait total gaji yang harus dibayarkan. Namun dia percaya bahwa manajemen akan menyelesaikan hak-hak mereka sesuai kesepakatan. “Total saya juga kurang tahu karena manajemen yang lebih tahu soal itu,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…