Saat bertemu dengan Hasto, sang menteri mengklaim beberapa para ketua umum partai sudah menyetujui perpanjangan masa jabatan Presiden.
“Saat itu dikatakan sebagai permintaan Pak Lurah, kami mendengar itu,” pungkas Hasto.
Hasto mengatakan, permintaan itu merupakan permintaan langsung Pak Lurah yang merujuk ke Presiden Jokowi.
Namun Hasto mengaku, PDIP merupakan partai yang konsisten membangun demokrasi sehat, sehingga permintaan perpanjangan masa jabatan presiden ditolak.
“Maka, PDIP bersama rakyat Indonesia memilih tegak lurus pada konstitusi, itu sikap yang diambil oleh PDIP,” tuturnya.
Terkait kebenaran isu perpanjangan jabatan itu, Hasto berani mempertanggungjawabkannya, bahwa benar ia sendiri yang mengalaminya.
“Saat itu yang saya dapat informasinya. Ini bisa dicek. Saya pertanggung jawabkan secara politik hukum, dan juga di hadapan Tuhan Yang Mahasa Esa, dan rakyat Indonesia, bahwa ini memang ada, melalui pihak-pihak lain yang kemudian disuarakan ke PDIP,” pungkasnya.(*)
Sumber: Jawapos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…