Ketua tim peneliti, Dr. Goesel Anson, menjelaskan bahwa garis halus muncul sebagai akibat perubahan posisi jaringan wajah yang terjadi berulang.Seiring bertambahnya usia, kondisi ini semakin nyata karena kulit akan menipis dan kehilangan elastisitasnya untuk kembali ke bentuk semula. Untuk meminimalisir risiko penuaan dini, Dr. Anson menganjurkan masyarakat membiasakan tidur dengan posisi telentang.
Posisi ini dinilai paling ideal karena wajah tidak bersentuhan langsung dengan bantal atau kasur, sehingga tidak terjadi tekanan mekanis pada kulit. Meski demikian, Dr. Anson mengakui bahwa mengubah kebiasaan tidur bukan hal yang mudah. Sebagai solusi, penggunaan bantal dengan desain khusus dapat membantu menjaga tubuh tetap dalam posisi telentang sepanjang malam.
Selain memperhatikan posisi tidur, para ahli tetap menyarankan penggunaan tabir surya secara rutin, menghindari rokok, menjaga asupan gizi seimbang, serta melakukan perawatan kulit secara berkala. Bagi mereka yang sulit mengubah kebiasaan tidur, prosedur kecantikan non-bedah yang berfokus pada stimulasi kolagen juga dapat menjadi alternatif untuk menyamarkan garis halus akibat posisi tidur. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan, koperasi desa memiliki potensi besar dalam memproduksi genteng berbasis inovasi…
Umat Islam di Tanah Air terbiasa melakukan niat puasa Ramadhan setiap malam. Ada pula yang…
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa dalam…
”Patroli ini bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga soal menciptakan kedekatan antara aparat dan…
Kondisi ini terlihat Vihara Arya Dharma Kota Jayapura pada, Selasa (17/2), ratusan umat Tionghoa merayakan…
Ketua Tim Falakiyah Provinsi Papua Dr. Hendra Aulia menjelaskan bahwa ketinggian hilal pada pengamatan yang…