Mantan ketua MK itu khawatir, jika tidak dipenuhi, akan muncul suara-suara miring terhadap MKMK. “Jangan sampai timbul kesan misalnya ada orang menganggap woo sengaja ini dimolor-molorin,” kata Jimly. Di samping itu, penanganan yang cepat juga diharapkan bisa menjadi dasar kepastian hukum dalam pilpres.
Untuk pemeriksaan hari ini, MKMK akan mendengarkan laporan Denny Indrayana dan 16 guru besar. Pemeriksaan lanjutan akan digelar maraton untuk pihak-pihak lainnya sampai 7 November.
Sementara itu, di tengah proses etik yang berjalan, wacana reshuffle atau pergantian seluruh hakim MK bergulir. Wacana tersebut datang dari Arief Hidayat, salah seorang hakim yang menyampaikan dissenting opinion atau perbedaan pandangan dalam putusan nomor 90 tahun 2023.
“Dalam benak saya, terakhir-terakhir ini mengatakan, sepertinya Mahkamah Konstitusi sembilan-sembilan hakimnya kok harus di-reshuffle,” kata Arief dalam keterangannya. Arief khawatir, kelembagaan MK tidak bisa mengarungi berbagai kritikan atas putusan terakhir yang ramai diperbincangkan publik. (far/c7/bay)
Page: 1 2
Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…
Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…