“Sebagaimana ditegaskan Kapolri Listyo Sigit sebelumnya bahwa Polri yang humanis adalah Polri yang dikehendaki rakyat, maka komitmen itu harus dihargai,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan rakyat berhak menyuarakan aspirasi mereka karena konstitusi menjamin kebebasan itu. Namun, ia mengingatkan agar rakyat tidak terjebak permainan provokator.
“Kita tidak mau rakyat dijadikan mainan oleh penumpang gelap yang ingin menghancurkan institusi negara,” tegas Boni.
Ia menegaskan, tujuan utama dari perjuangan rakyat adalah menciptakan demokrasi yang pro-rakyat, bukan saling menyerang antar elemen bangsa. Ia pun mengajak semua pihak untuk tetap fokus pada tujuan besar itu.
“Tujuan perjuangan rakyat adalah menciptakan demokrasi yang pro-rakyat, maka kita semua fokus pada tujuan itu tanpa harus saling menyerang di antara kita,” ujar Boni.
Lebih lanjut, Boni mengingatkan negara perlu menjadikan gelombang protes rakyat sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran. “Apapun bentuk gerakan rakyat hari ini, negara sudah seharusnya melihat itu sebagai masukan yang baik dan belajar dari peristiwa ini untuk perbaikan yang substantif ke depan dalam rangka menempatkan rakyat sebagai tujuan teleologis dari kehidupan berdemokrasi,” pungkasnya.(*/jawapos)
Page: 1 2
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…
Ia menegaskan bahwa arahan tersebut harus menjadi pedoman bagi para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah…
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…
Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga